Borneo FC Samarinda resmi melepas gelandang asal Jepang, Kei Hirose, pada Selasa (9/6/2026). Keputusan ini menjadi bagian dari perombakan besar skuad Pesut Etam menjelang musim baru.

Pengumuman kepergian Hirose disampaikan melalui akun media sosial resmi klub. Sebelumnya, manajemen juga telah melepas pelatih Fabio Lefundes dan sejumlah pemain lain.

>>> XL Smart Telecom Targetkan Sektor B2B Sumbang 20% Pendapatan

Pada Senin (8/6), sembilan pemain diumumkan hengkang, yaitu Syahrul Trisna, Daffa Fasya, Mohammad Anez, Mohammad Khanafi, Ahmad Agung, Ardi Idrus, Alfharezzi Buffon, Christophe Nduwarugira, dan Ikhsan Zikrak.

Keesokan harinya, giliran Koldo Obieta, Kaio Nunes, Cleylton Santos, dan Kei Hirose yang berpisah.

Kei Hirose merupakan pilar lini tengah yang loyal dengan catatan 155 penampilan di berbagai kompetisi resmi bersama Borneo FC.

Manajemen klub menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusinya.

>>> Penelitian Siswi JIS: Abu Vulkanik Gunung Berapi Berpotensi Atasi Stunting

"Thank you. Lima Musim Berseragam Borneo FC Samarinda, Pria Asal Jepang Ini Catatkan 155 Pertandingan di Berbagai Ajang.

Sebuah Waktu yang Tak Singkat, Tapi Setiap Perjumpaan Pasti Ada Perpisahan," tulis akun Instagram @borneofc. id.

Pihak manajemen juga memberikan ucapan selamat untuk karier lanjutan Hirose. "Terima Kasih Kei Kirose Atas Dedikasi dan Segalanya yang Sudah Diberikan Untuk Pesut Etam.

Sukses di Perjalanan Baru, MANYALA," imbuh akun tersebut.

>>> Bulog Usulkan Program Beraskita Premium untuk Stabilkan Harga Beras

Perombakan skuad ini memicu spekulasi mengenai pemain lain yang akan menyusul. Salah satu nama yang dikabarkan bakal meninggalkan Borneo FC adalah Mariano Peralta yang dikaitkan dengan Persija Jakarta.