PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) menargetkan kontribusi sektor bisnis ke bisnis (B2B) sebesar 20% terhadap total pendapatan konsolidasi perusahaan pada tahun ini.

Target tersebut akan dicapai melalui optimalisasi integrasi kecerdasan buatan (AI) dan pengelolaan data domestik.

>>> Penelitian Siswi JIS: Abu Vulkanik Gunung Berapi Berpotensi Atasi Stunting

Perusahaan memanfaatkan agenda tahunan Bravo 500 Summit 2026 untuk memperkuat penetrasi pasar B2B.

Acara ini mempertemukan lebih dari 2.000 pemimpin korporasi, regulator, akademisi, dan mitra teknologi.

Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk membahas pemanfaatan AI, data, konektivitas, dan teknologi digital guna meningkatkan daya saing Indonesia.

Integrasi AI dan Data Jadi Fondasi

Direktur & Chief Enterprise Strategic Relationship Officer XLSmart, Andrijanto Muljono, menyatakan bahwa reputasi dan tingkat kepercayaan menjadi faktor krusial dalam pengembangan bisnis korporasi.

Menurutnya, Bravo 500 Summit tidak hanya menjadi tempat bertukar gagasan, tetapi juga pencipta peluang bisnis yang berdampak langsung pada kinerja perusahaan.

>>> Bulog Usulkan Program Beraskita Premium untuk Stabilkan Harga Beras

"Pokoknya significant amount of transaction itu happen karena event ini," ujar Andrijanto, Senin (8/6).

Dalam kesempatan tersebut, XLmart for Business memperkenalkan ESTA Prime, pengembangan terbaru dari platform Enterprise Smart Technology & Automation (ESTA).

Berbagai solusi digital juga dihadirkan untuk membantu sektor industri mempercepat transformasi digital mereka.

Andrijanto menambahkan bahwa tema AI dan integrasi data dipilih karena menjadi fondasi krusial bagi ekosistem digital nasional.

>>> Wimbledoc Indonesia Tour 2026: Turnamen Padel Dokter Digelar di Surabaya

Kualitas data yang optimal akan menentukan efektivitas pemanfaatan AI, termasuk dalam mendukung proses pengambilan keputusan di sektor bisnis maupun pemerintahan.