"Kami sepakat menggunakan paradigma hukum fikih yang memudahkan jamaah sehingga mereka dapat melaksanakan ibadah secara optimal tanpa mengabaikan ketentuan syariat," ujarnya.

>>> STAR Asset Management Luncurkan Reksa Dana Fixed Income Baru

Faturahman menilai pendekatan tersebut penting agar jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik tanpa mengurangi substansi dan ketentuan agama.

Prinsip kedua yang diusung Musyrif Diny adalah menjadikan ibadah haji sebagai sarana transformasi sosial yang melahirkan pribadi berakhlak, beradab, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Anggota Musyrif Diny lainnya, Afifuddin, mengatakan ibadah haji tidak seharusnya dipahami hanya sebagai pelaksanaan ritual keagamaan semata.

Haji merupakan proses pembentukan karakter yang diharapkan berdampak positif bagi kehidupan bermasyarakat.

"Kami ingin haji tidak berhenti sebagai pengalaman spiritual di Tanah Suci, tetapi berlanjut menjadi gerakan moral dan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat," katanya.

Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026

Afifuddin turut menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama, Kementerian Agama, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Ia menilai pelaksanaan haji 1447 Hijriah/2026 Masehi berjalan dengan baik serta menunjukkan capaian positif dalam aspek pelayanan, pendampingan ibadah, dan penguatan nilai-nilai peradaban di kalangan jamaah Indonesia.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan kehadiran para kiai dan ulama dalam Musyrif Diny memiliki peran penting untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah haji berjalan sesuai tuntunan agama.

"Alhamdulillah, siang ini saya dan tim dari Kementerian Haji menyambut kedatangan sebagian dari Musyrif Diny, yaitu para kiai, para alim, yang kami undang untuk bergabung dengan kami dalam rangka memastikan semua ritual, semua kegiatan para haji kita memang sesuai dengan setiap aturan yang telah ditentukan dalam agama," ujar Gus Irfan.

Menurut dia, keterlibatan para ulama dalam pendampingan ibadah menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas pelaksanaan haji.

>>> Menkes Ungkap Hasil Audit Kematian Empat Dokter Internship

Hal ini sekaligus memastikan jamaah memperoleh bimbingan keagamaan yang tepat selama berada di Tanah Suci.