Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie memaparkan empat langkah strategis bagi dunia usaha dalam mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Grab Business Forum yang berlangsung di Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026.

>>> Sinopsis American Assassin, Bioskop Trans TV 9 Juni 2026

Menurut Stella, keberhasilan implementasi AI tidak hanya bergantung pada kecanggihan sistem, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia dan ketepatan pemetaan kebutuhan bisnis.

Empat Langkah Adopsi AI

Langkah pertama adalah memahami jenis permasalahan konkret yang ingin dipecahkan dengan AI. Setiap sektor industri memiliki karakteristik dan kompleksitas yang berbeda.

Langkah kedua berkaitan dengan penentuan momentum yang tepat.

Perusahaan didorong untuk mempersiapkan infrastruktur dan strategi sejak dini agar tidak kehilangan kesempatan saat solusi AI tersedia secara komersial.

>>> Telkom Raih Telecom Company of The Year di Selular Award 2026

Langkah ketiga dan keempat berfokus pada kesiapan tenaga kerja.

Stella menekankan pentingnya memiliki orang yang memahami apa yang diadopsi, jenis AI yang digunakan, dan kapan waktu yang tepat untuk mengadopsinya.

Langkah keempat adalah penerapan konsep human in the loop, yaitu memastikan manusia tetap mengendalikan proses bisnis.

Manusia harus mampu mengevaluasi dan memvalidasi output AI untuk menekan risiko kesalahan strategis.

>>> Apple Luncurkan Fitur Kontrol Orang Tua Baru di iOS 27

Stella menegaskan bahwa adopsi AI tidak bertujuan menggantikan tenaga kerja manusia. Pekerja tetap dibutuhkan untuk memantau, memperbaiki, dan mengoptimalkan operasional sistem AI.