DPR Dorong Buyback Saham BUMN untuk Stabilkan Pasar Modal
Rencana pembelian kembali atau buyback saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didorong Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dinilai menjadi sentimen positif untuk menstabilkan pasar modal domestik.
Langkah strategis pemerintah ini dipandang sebagai upaya responsif dalam menjaga stabilitas bursa saham dari tekanan pasar.
>>> Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan Sembilan Duta Besar Negara Sahabat
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan, mengatakan wacana buyback saham BUMN mengirimkan sinyal kuat bahwa otoritas berkomitmen menjaga stabilitas bursa di tengah tekanan pasar.
Aksi korporasi ini dinilai efektif secara historis sebagai jangkar likuiditas sekaligus bantalan indeks saat pasar bergejolak.
Langkah tersebut juga diperkirakan mampu mendongkrak kepercayaan investor domestik serta meredam kepanikan pelaku pasar ritel.
David menambahkan, stabilisasi saham-saham BUMN yang memiliki bobot besar di indeks akan menjadi motor penggerak pemulihan IHSG secara keseluruhan.
Sektor Perbankan Paling Diuntungkan
Sektor perbankan pelat merah diproyeksikan menjadi pihak yang paling diuntungkan dari kebijakan ini.
>>> Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Terkait Kepercayaan Fiskal Investor
Emiten likuiditas besar seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berpotensi merasakan dampak positif paling cepat.
Namun, pelaksanaan kebijakan ini tetap memiliki risiko operasional di tengah tingginya volatilitas pasar saat ini.
David mengungkapkan, risiko utamanya adalah potensi terkurasnya likuiditas kas emiten jika tekanan jual dari investor asing berlangsung lebih lama dari perkiraan.
Penentuan waktu eksekusi pengosongan kantong kas menjadi hal krusial agar dana emiten tidak habis pada awal fase penurunan pasar.
Pelaku pasar disarankan tetap optimistis tetapi selektif dengan menerapkan strategi akumulasi bertahap atau buy on weakness.
>>> Mantan Agen CIA Tipu Negara US$ 40 Juta, Emas dan Uang Tunai Disita
Saham BMRI direkomendasikan karena memiliki valuasi menarik, sementara PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dinilai prospektif untuk diakumulasi seiring peluang pemulihan pasar.
Update Terbaru
Baca Preview Nano Machine Chapter 318 Bahasa Indonesia, Kejutan Besar! Ceritanya Mulai Terasa
Sabtu / 25-07-2026, 10:00 WIB
Baca Killer Peter Chapter 144 Bahasa Indonesia, Rilis Hari Ini Jam Berapa?
Sabtu / 25-07-2026, 08:00 WIB
The Apartment Job Episode 6 Sub Indo dan Spoiler serta Link jangan LK21 tapi di KST: Hae Kang Resmi Duduk di Kursi Ketua
Sabtu / 25-07-2026, 06:00 WIB
Love in Sync Episode 8 Sub Indo serta Link dan Spoiler di KST Bukan LK21: Cinta yang Tertahan oleh Masa Lalu
Sabtu / 25-07-2026, 06:00 WIB
Sinopsis Om Shanti Om di Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 26 Juli 2026 di ANTV
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Dhoom di Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 25 Juli 2026 di ANTV
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB
YA ALLAH! Terikat Janji Kembali Turun Peringkat, Inilah Acara Televisi dengan Rating Terbaik Hari ini 25 Juli 2026
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Hotel Mumbai di Bioskop Trans TV Hari ini 25 Juli 2026
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB







