Kapten tim nasional Skotlandia, Andy Robertson, mengungkapkan bahwa dirinya akan membawa mimpi mendiang Diogo Jota saat tampil di Piala Dunia 2026.

Keputusan ini diambil setelah ia menerima surat menyentuh dari istri mantan rekan setimnya di Liverpool tersebut, seperti dikutip dari Bola.

>>> Masa Depan Harry Maguire di Manchester United Masih Belum Jelas

Jota meninggal dunia pada usia 28 tahun akibat kecelakaan mobil pada Juli tahun lalu.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola, termasuk bagi Robertson yang pernah bermain bersama sang penyerang selama bertahun-tahun di Liverpool.

Ketika Skotlandia memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 pada November lalu, Robertson mengaku sosok pertama yang terlintas di benaknya adalah Jota.

Menjelang putaran final Piala Dunia, Robertson menerima pesan khusus dari istri Jota, Rute Cardoso, melalui program FIFA bertajuk Letters That Unite.

Dalam surat tersebut, Cardoso mengenang persahabatan yang terjalin antara suaminya dan Robertson selama membela Liverpool.

"Diogo sering berbicara tentang dirimu, tentang persahabatan yang kalian bangun, perjuangan yang kalian lalui bersama, tantangan, tawa, hingga percakapan mengenai sepak bola dan mimpi-mimpi kalian," tulis Cardoso, sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, tampil di Piala Dunia merupakan salah satu impian yang sama-sama diperjuangkan Robertson dan Jota.

"Piala Dunia adalah salah satu mimpi itu, mimpi yang kalian rawat bersama dengan gairah yang sama seperti ketika kalian berada di lapangan," lanjut isi surat yang menyentuh hati tersebut.

Cardoso juga mengaku terharu ketika mendengar komentar Robertson usai Skotlandia memastikan kelolosan ke Piala Dunia setelah penantian panjang selama puluhan tahun.

"Saat saya mendengar kata-katamu dan mengetahui apa yang kamu rasakan pada hari ketika Skotlandia lolos ke Piala Dunia setelah penantian yang begitu lama, saya sadar bahwa Diogo tidak pernah benar-benar meninggalkan lapangan".