Jasuke menjadi salah satu jajanan kekinian yang popularitasnya terus bertahan hingga kini. Hidangan ini memadukan cita rasa manis dan gurih yang sukses membuat banyak orang menyukainya.

Nama jasuke berasal dari singkatan tiga bahan utamanya, yakni jagung, susu, dan keju. Kudapan kaki lima ini diyakini memiliki sejarah asal-usul yang menarik.

>>> Jadwal AVC Nations Cup 2026: Voli Putri Indonesia vs Hongkong 9 Juni

Sebagian sumber menyebutkan bahwa jasuke berasal dari wilayah Jawa Barat. Namun, ada pula pendapat yang menyatakan jajanan ini berawal dari Kampung Malamay Sorong, Papua.

Petani lokal di Sorong kabarnya mengembangkan kuliner kreatif berbahan jagung manis ini. Hidangan tersebut kemudian dikenal sebagai kuliner khas yang kerap tersaji dalam berbagai acara penting kampung.

Cara Membuat Jasuke dan Variasinya

Selain banyak ditemukan di pedagang kaki lima, makanan ini sangat mudah dibuat sendiri di rumah. Langkah pertamanya adalah menyiapkan jagung manis yang sudah direbus atau dikukus.

Pemilihan jagung yang sudah tua bersama kulitnya sangat disarankan untuk menjaga kesegaran. Setelah matang, biji jagung dicampur dengan mentega agar menghasilkan rasa yang lebih gurih.

Selanjutnya, campuran tersebut ditambahkan susu kental manis untuk memberikan perpaduan rasa manis dan tekstur creamy yang pas. Bagian atasnya kemudian diberi taburan keju cheddar parut.

>>> Cara Cek Nomor Tri dengan Mudah dan Cepat, Lewat Kode UMB hingga Aplikasi

Menu rumahan ini juga bisa ditingkatkan kualitasnya menjadi lebih mewah.

Anda cukup menambahkan taburan keju natural parut, lalu memanggangnya di dalam oven panas bersuhu 180 derajat Celsius selama 15 menit.

Hidangan ini sangat cocok dijadikan menu sarapan karena proses pembuatannya cepat. Kandungan jagung di dalamnya juga berfungsi sebagai sumber energi yang baik bagi tubuh.

Kreasi Unik Jasuke

Kreativitas kuliner kini melahirkan variasi baru, salah satunya Jasuke Cheese Tarik khas Malaysia. Variasi yang populer di kalangan pencinta kuliner ini kerap dijajakan oleh pedagang pinggir jalan.

Versi ini menggunakan tambahan keju mozzarella yang memiliki tekstur lebih lembut. Saat dipanaskan, keju tersebut memberikan sensasi mulur yang panjang ketika ditarik.

>>> Pengamat: Laga Timnas Indonesia vs Mozambik Jadi Uji Coba Rotasi Pemain

Kini, kombinasi rasa tersebut tidak hanya dinikmati secara langsung, melainkan juga diadopsi menjadi isian makanan lain. Kreasi modernnya meliputi martabak, pancake, hingga croissant.