10 Jurusan Kuliah yang Sulit Digantikan AI, dari Keperawatan hingga Hukum
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) semakin nyata dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi ini mulai mengambil alih berbagai tugas manusia, seperti layanan pelanggan melalui customer service virtual.
Meskipun AI mampu menjawab pertanyaan sederhana berdasarkan data yang diprogram, percakapan rumit tetap dialihkan ke petugas manusia. Fenomena ini memicu kekhawatiran akan hilangnya sejumlah profesi akibat otomatisasi.
>>> Tiket BTS Presale Ludes dalam 20 Menit, ARMY Menangis Bahagia
Namun, dilansir dari Bloomberg Technoz, masih ada bidang pekerjaan yang memiliki daya tahan tinggi karena membutuhkan keterampilan yang sulit ditiru mesin.
Berikut sepuluh jurusan kuliah yang dinilai relatif aman dari ancaman AI.
Jurusan dengan Prospek Kuat di Era AI
1. Keperawatan: Lulusan keperawatan memiliki tingkat pengangguran sangat rendah, sekitar 1,4 persen di Amerika Serikat.
Aspek empati, hubungan antarmanusia, dan penilaian klinis tidak bisa digantikan AI.
2. Seni Pertunjukan: Bidang teater, musik, dan seni panggung bergantung pada kreativitas manusia.
AI belum mampu meniru ekspresi artistik atau menghadirkan emosi autentik secara langsung.
3. Guru Pendidikan Khusus: Tenaga pendidik ini harus memahami kebutuhan unik setiap murid dan membangun ikatan emosional.
Kemampuan menyesuaikan metode pengajaran secara personal membuat profesi ini tetap relevan.
4. Teknik: Jurusan seperti teknik mesin dan teknik nuklir aman dari otomatisasi total.
Peran manusia dalam pengawasan, analisis desain, dan tanggung jawab keselamatan tetap krusial.
5. Manajemen Konstruksi: Manajer konstruksi mengawasi proyek di lapangan dan berkoordinasi dengan banyak pihak.
Profesi ini membutuhkan pengambilan keputusan cepat dan kepemimpinan tim.
>>> Jadwal Live Streaming Timnas Putri Indonesia vs Kamboja 9 Juni 2026
6. Psikologi: Lulusan psikologi dapat menjadi terapis, konselor, atau pendidik.
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







