Apple mengumumkan sejumlah pembaruan besar untuk pengembang dalam ajang WWDC26.

Fokus utama meliputi perluasan kemampuan Apple Intelligence, alat coding agen di Xcode 27, dan peningkatan platform untuk membuat aplikasi lebih cepat serta adaptif.

>>> Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,50 Persen untuk Stabilkan Rupiah

Foundation Models dan Apple Intelligence Diperbarui

Apple memperluas kerangka kerja kecerdasan buatannya dengan kemampuan baru yang memungkinkan aplikasi bekerja lebih erat dengan Apple Intelligence dan Siri AI.

Pembaruan pada App Intents framework memungkinkan pengembang menghubungkan aplikasi mereka ke fitur Siri AI seperti pemahaman konteks pribadi, tindakan aplikasi, dan kesadaran layar.

Foundation Models framework kini menjadi API Swift native tunggal untuk mengakses model AI.

Penambahan utamanya meliputi model on-device yang lebih kuat, dukungan input gambar, model AI yang dihosting server, keterampilan AI kustom, dukungan penyedia model cloud pihak ketiga, dan Dynamic Profiles untuk memperbarui perilaku model secara real-time.

Apple membuka framework ini untuk penyedia model cloud pihak ketiga melalui LanguageModel protocol baru.

Google Gemini menjadi salah satu model pertama yang tersedia melalui Firebase Apple SDK, memungkinkan pengembang beralih antara model on-device Apple dan model Gemini yang dihosting cloud menggunakan API yang sama.

Integrasi ini memanfaatkan Firebase AI Logic dan Firebase App Check.

Apple menyatakan bahwa generasi berikutnya dari Apple Foundation Models dikembangkan bekerja sama dengan Google dan model Gemini-nya.

Pengembang juga dapat menggunakan model seperti Gemini, Claude, dan layanan lain yang mengimplementasikan LanguageModel protocol.

Pengembang yang terdaftar dalam App Store Small Business Program dengan kurang dari 2 juta total unduhan pertama App Store dapat mengakses generasi berikutnya dari Apple Foundation Models yang berjalan di Private Cloud Compute tanpa biaya cloud API.