Produk Domestik Bruto (PDB) Korea Selatan tumbuh 1,8 persen pada kuartal pertama 2026 dibandingkan kuartal sebelumnya. Angka ini melampaui estimasi awal yang sebesar 1,7 persen.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh lonjakan ekspor di sektor kecerdasan buatan (AI). Data Bank of Korea menunjukkan laju ekspansi ini menjadi yang terkuat sejak kuartal keempat tahun 2021.

>>> Jasa Armada Indonesia Siapkan Belanja Modal Rp74 Miliar untuk Dua Kapal Tunda

Investasi fasilitas melonjak 6,6 persen, sementara konsumsi swasta naik 0,6 persen.

Volume pengiriman barang ke luar negeri meningkat tajam 5,9 persen berkat permintaan global terhadap cip semikonduktor berbasis AI.

Bank Sentral Siapkan Pengetatan Moneter

Capaian positif ini memperkuat langkah pengetatan kebijakan moneter oleh Bank of Korea. Gubernur Bank of Korea yang baru, Shin Hyun Song, menyatakan indikator makroekonomi kini semakin selaras.

>>> Produser Reza Aditya Tanggapi Laporan Polisi Aktris Ratu Sofya

Meskipun suku bunga acuan tetap bertahan pada bulan lalu, dua anggota dewan gubernur mendukung opsi kenaikan.

Proyeksi diagram titik terbaru membuka peluang peningkatan suku bunga hingga 3,25 persen dalam enam bulan ke depan.

Bank sentral juga merevisi data pertumbuhan ekonomi tahun 2025 menjadi 1,1 persen, naik dari estimasi sebelumnya 1 persen.

>>> PT Inka Ekspansi Pabrik dengan PMN Rp473 Miliar

Penyelarasan parameter ekonomi dinilai mengurangi kompleksitas pengambilan keputusan.