Kebijakan menaikkan harga layanan Game Pass yang diterapkan Xbox pada Oktober tahun lalu berdampak signifikan terhadap jumlah pelanggan.

Perusahaan dilaporkan kehilangan jutaan pengguna setelah kenaikan harga tersebut.

>>> Hideo Kojima: AI Butuh 100 Tahun untuk Ciptakan Karya Seni

Kenaikan harga hingga 50 persen untuk tier Ultimate mulai berlaku pada 1 Oktober 2024.

Langkah ini memicu gelombang pembatalan subskripsi secara massal, bahkan sempat membuat situs pembatalan Xbox mengalami down.

Chief Strategic Officer baru yang direkrut Asha Sharma, Matthew Ball, mengungkapkan bahwa Xbox kehilangan jutaan pelanggan Game Pass akibat pengumuman kenaikan harga tersebut.

Banyak pelanggan keberatan membayar biaya sebesar 30 dolar AS per bulan untuk menikmati layanan Game Pass Ultimate.

>>> Kode Redeem Samkok: Blood Oath Juni 2026, Klaim Jade dan Hero Shard Gratis

Meskipun angka pasti penurunan pengguna tidak diungkapkan secara rinci, penurunan harga di era kepemimpinan Asha Sharma saat ini tidak menjamin para pelanggan tersebut akan kembali berlangganan.

Strategi Baru Xbox: Fokus pada Game Eksklusif

Sebagai langkah antisipasi, Xbox kini memilih strategi untuk memperkenalkan game eksklusif ke konsol mereka. Langkah konkret ini mulai diterapkan pada beberapa judul game baru.

Game seperti Gears of War: E-Day dan Clockwork Revolution dipastikan hanya akan rilis untuk platform PC dan Xbox.

>>> Garena Rilis Gameplay Eclipse Free Fire, Ini Kode Redeem FF 10 Mei 2026

Sejauh ini, kepemimpinan Asha Sharma mendapatkan respons positif dari para gamer karena membatalkan hampir seluruh kebijakan yang diambil pada era Phil Spencer.