Hideo Kojima: AI Butuh 100 Tahun untuk Ciptakan Karya Seni
Kreator video game legendaris, Hideo Kojima, menyatakan ketidaktertarikannya terhadap penggunaan kecerdasan buatan atau AI generatif dalam proses pembuatan karya seni maupun visual.
Sikap tokoh di balik seri Metal Gear dan Death Stranding ini tergolong unik di industri game, karena ia memilih menolak pemanfaatan teknologi tersebut untuk tujuan artistik.
>>> Kode Redeem Samkok: Blood Oath Juni 2026, Klaim Jade dan Hero Shard Gratis
Dikutip dari Gamebrott, Hideo Kojima menilai bahwa teknologi AI generatif memerlukan waktu yang sangat lama, sekitar 50 hingga 100 tahun lagi, untuk dapat menghasilkan sebuah karya seni.
"Seni adalah kehidupan.
Mungkin dalam 50 atau 100 tahun lagi AI bisa menciptakan seni, tapi disaat sekarang, kita sepertinya tidak akan merasakan hal tersebut," ujar Hideo Kojima.
Menurutnya, masyarakat saat ini akan menemukan metode dan langkah yang tepat untuk mengoperasikan teknologi ini, di mana perkembangannya sangat bergantung pada pemanfaatan oleh generasi muda.
>>> Garena Rilis Gameplay Eclipse Free Fire, Ini Kode Redeem FF 10 Mei 2026
AI sebagai Alat Bantu, Bukan Pencipta Seni
Di tengah keterbelahan para pengembang game yang memilih merangkul total atau menolak sepenuhnya, ia tetap memandang AI murni sebagai alat bantu pengembangan sistem.
Hideo Kojima sebelumnya juga pernah menegaskan bahwa kecerdasan buatan sebaiknya dioptimalkan untuk proses kontrol dan bukan untuk urusan estetika visual.
Ia mencontohkan pemanfaatan kecerdasan buatan yang ideal dapat diterapkan pada sistem Non-Player Character (NPC) di dalam video game agar menjadi lebih hidup dan menantang.
>>> Garena Bagikan Kode Redeem FF Hari Ini 9 Juni 2026 Bersamaan Bocoran Update OB54
Penerapan AI pada NPC tersebut akan memungkinkan karakter di dalam game berinteraksi secara dinamis sekaligus menyesuaikan diri dengan setiap keputusan yang diambil oleh pemain.
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







