Tanpa kehadiran Thom Haye, pelatih John Herdman terbukti berhasil mencoba formula baru sejak laga FIFA Series. Posisi Ivar Jenner dimainkan oleh Calvin Verdonk," sambungnya.

>>> Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Mulai Pulih Memasuki Pertengahan 2026

Catatan impresif dari eksperimen taktik itu memicu rasa penasaran publik terkait susunan pemain yang akan diturunkan. Herdman bisa mempertahankan formasi tersebut atau mencoba pilar baru.

Kebijakan rotasi dinilai sebagai opsi bijak untuk memberikan jam terbang internasional kepada pemain pelapis.

"Bila pelatih memberikan menit bermain kepada beberapa pemain sejak menit awal dan sisanya di tengah laga mengacu pada angka di papan skor.

Bagaimanapun, kemenangan adalah tujuan utama selain menguji kemampuan pemain-pemain pilihan Herdman memahami gaya bermain yang diinginkannya," tuturnya.

Peluang Unjuk Gigi bagi Pemain Pelapis

Sektor penjaga gawang menjadi area yang paling terbuka untuk dilakukan pergantian pemain. Perubahan di posisi ini dinilai tidak akan mengganggu kestabilan sistem permainan secara ekstrem.

"Rotasi di penjaga gawang jelas tidak akan mengubah banyak kerangka tim. Bahkan, memainkan secara bergantian Maarten Paes dan Nadeo Argawinata tidak akan menjadi persoalan," ujar Weshley.

"Di belakang, Dony Tri Pamungkas punya peluang bermain sejak awal bersama Sandy Walsh.

Sedangkan Mathew Baker dan Muhammad Ferrari bisa menjadi opsi melihat hasil di lapangan sebelum laga usai," sambungnya.

Bagi John Herdman, laga persahabatan ini menjadi tolok ukur krusial untuk melihat kesiapan para pemain pelapis. Hal ini penting untuk memperbanyak pilihan taktik menjelang kompetisi besar mendatang.

Meskipun ada potensi perombakan di susunan pemain utama, karakter permainan Indonesia diharapkan tidak berubah. Gaya main agresif saat menumbangkan Oman diharapkan bisa kembali muncul.