>>> Timnas Indonesia Diingatkan Jangan Jemawa Hadapi Mozambik di SUGBK

Meski performanya naik turun, kontribusinya tidak bisa dikesampingkan. Nunez terlibat dalam beberapa momen krusial yang membawa Liverpool meraih trofi Premier League era Arne Slot.

Fleksibilitasnya sebagai penyerang tengah maupun sayap menjadi nilai tambah. Karakteristik itu belum sepenuhnya tergantikan di skuad Liverpool pasca-kepindahannya.

Opsi memulangkan pemain yang dijual seharga 64 juta paun tanpa biaya transfer menjadi menarik. Liverpool kini tengah menyusun kekuatan tim di bawah manajer Andoni Iraola.

Ungkapan Kerinduan Terhadap Anfield

Mundo Deportivo mengklaim bahwa Nunez sangat terbuka untuk kembali merumput bersama Liverpool, meskipun klub lain juga menunjukkan minat.

Sinyal ini sejalan dengan pernyataan yang pernah ia sampaikan saat membela Timnas Uruguay pada Maret lalu. "Saya akan berbohong jika mengatakan tidak merindukan fans Liverpool," kata Nunez.

"Mereka membuat saya dan keluarga merasa nyaman, terutama saat saya melalui masa sulit. Tentu saya merindukan Liverpool, sangat merindukannya," imbuhnya.

Rekam Jejak Karier di Liverpool

Nunez pertama kali mendarat di Liverpool dengan nilai transfer awal 64 juta paun, dengan klausul bonus yang bisa melambungkannya hingga 85 juta paun.

Selama membela Liverpool, penyerang bertubuh jangkung ini mengemas total 40 gol dari 143 penampilan di seluruh ajang resmi.

Kesempatan bermainnya mulai terkikis menjelang akhir masa kepemimpinan Arne Slot.

>>> Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Vietnam, Lolos ke Semifinal Piala AFF

Namun, ia tetap mengukir momen penting, seperti saat mencetak dua gol injury time yang mengunci kemenangan 2-0 atas Brentford.