>>> Cadangan Devisa Menurun, Rupiah Diprediksi Melemah pada Selasa (9/6)

Ia juga menambahkan kritik tajam terhadap respons diplomatik dari luar mengenai perkembangan militer negaranya tersebut.

"Para pejabat di Amerika Serikat telah gagal bangun dari mimpi usang dan penuh ilusi mereka," sindir Kim Yo Jong.

Mengenai situasi ini, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyatakan pandangannya dalam konferensi pers di Seoul bahwa target penghapusan nuklir harus tetap dikejar.

Pengamat nuklir menilai absennya isu denuklirisasi dalam pernyataan resmi China menunjukkan adanya pergeseran prioritas strategis Beijing dalam menghadapi kompetisi global.

"China sekarang memandang kemajuan substansial menuju denuklirisasi Korea Utara sebagai hal yang tidak realistis dalam jangka waktu dekat," ujar Tong Zhao, pengamat senior di Program Kebijakan Nuklir pada Carnegie Endowment for International Peace.

Tong Zhao menilai konfrontasi dengan pihak Barat membuat fokus utama Beijing mengalami penyesuaian di wilayah regional.

"Ditambah dengan fokus utama Beijing pada kompetisi strategis dengan Washington, penilaian ulang ini telah menurunkan prioritas isu nuklir Korea Utara dalam agenda kebijakan luar negeri China," kata Tong Zhao.

>>> Kirim Motor Listrik Keluar Kota Wajib Kurangi Kapasitas Baterai

Rangkaian kunjungan hari pertama tersebut ditutup dengan jamuan makan malam resmi dan pertunjukan budaya yang dihadiri oleh kedua pemimpin negara beserta istri masing-masing.