Sistem Pemeringkatan SMA

Sistem akan melakukan pemeringkatan otomatis jika jumlah pendaftar melebihi kapasitas sekolah.

Pada pilihan pertama, calon siswa masuk jalur domisili reguler dengan porsi 19% untuk lulusan tahun 2026 dan 1% untuk lulusan tahun sebelumnya.

Indikator pemeringkatan meliputi Nilai Kemampuan Akademik, jarak hunian ke sekolah, usia pendaftar yang lebih tua, dan waktu registrasi.

Jika lulusan 2026 tidak lolos jalur reguler, mereka akan dialihkan ke jalur domisili sebaran berbasis kelurahan/desa dengan kuota 15%.

Peserta yang gagal di pilihan pertama akan diikutsertakan dalam seleksi pilihan kedua, dan seterusnya hingga pilihan ketiga.

Mekanisme Seleksi SMK

Pemeringkatan SMK tidak menggunakan Nilai Kemampuan Akademik. Indikator prioritas adalah jarak rumah ke sekolah, usia calon siswa, dan waktu pengiriman formulir.

Peserta yang gugur pada pilihan konsentrasi pertama akan otomatis diproses ke pilihan kedua dan ketiga dengan kriteria yang sama.

>>> Spanyol Hadapi Peru Tanpa Tiga Pemain Kunci Akibat Cedera

Karena jarak menjadi faktor penentu kelulusan, calon peserta disarankan menghitung lokasi sekolah sebelum memilih.