"Terima kasih, tetapi yang penting bagi saya adalah melakukan pekerjaan dengan baik. Dalam sepak bola, orang sangat cepat memberi label kepada seseorang," katanya.

>>> Atletico Nacional Andalkan Rekor Kandang untuk Balikkan Keadaan di Final Liga BetPlay

"Saya pikir jawaban terbaik terhadap label-label itu adalah apa yang ditunjukkan para pemain di lapangan. Saya bukan seseorang yang tiba-tiba muncul begitu saja.

Takdir membawa saya ke sini, tetapi perjalanan saya tidak mudah," lanjutnya.

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Italia dikabarkan sedang mencari pelatih permanen.

Nama Antonio Conte disebut sebagai kandidat terdepan, meskipun muncul pula spekulasi mengenai kemungkinan mendatangkan mantan manajer Manchester City, Pep Guardiola.

Esposito Ukir Rekor Istimewa

Performa impresif Francesco Pio Esposito menjadi salah satu warisan terbesar Baldini selama menangani tim senior Italia.

Pemain berusia 20 tahun itu kini menjadi pemain keempat yang mampu mencetak gol dalam masing-masing dari tiga penampilan starter pertamanya bersama Italia.

Sebelumnya, catatan serupa hanya mampu dibuat oleh Omar Sivori, Riccardo Carapellese, dan Annibale Frossi.

Esposito juga telah mengoleksi lima gol internasional, di mana hanya Giuseppe Meazza yang mampu mencetak lebih banyak gol untuk Italia sebelum berusia 21 tahun, yakni 11 gol.

Baldini mengaku tidak terkejut dengan perkembangan para pemain mudanya. Menurutnya, kunci utama untuk menjadi tim besar adalah kedewasaan dalam memahami disiplin dan aturan.

"Saya tahu kualitas para pemain ini.

Ketika pemain muda memahami bahwa aturan adalah sumber kekuatan, bukan hukuman, maka mereka telah mencapai tingkat kedewasaan yang dibutuhkan untuk menjadi tim penting," Baldini menuturkan.

"Sekarang mereka hanya perlu terus berkembang. Saya juga berharap mereka mendapatkan sedikit keberuntungan karena keberuntungan memiliki peran dalam semua aspek kehidupan."

>>> Analis Prediksi Harga Emas Berpotensi Lanjutkan Reli Jangka Panjang

"Saya ingin mereka mendapatkan kepercayaan diri dari pengalaman ini. Memiliki aturan dan gaya hidup yang baik bukanlah sebuah hukuman," tegas Baldini.