Tren kuliner unik kembali viral di TikTok, kali ini melalui pembuatan 'mini egg' dengan membekukan telur utuh beserta cangkangnya sebelum diiris dan digoreng.

Meski tampak menarik, metode ini menyimpan potensi bahaya bagi tubuh karena risiko kontaminasi mikroorganisme.

>>> Telkom Indonesia Bagikan Dividen Jumbo Rp21,9 Triliun

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) tidak menyarankan pembekuan telur dalam cangkang karena dianggap sangat berisiko.

Volume cairan di dalam telur akan mengembang saat membeku, menyebabkan cangkang retak dan hilangnya lapisan pelindung alami.

Akibatnya, bakteri dapat masuk ke dalam telur tanpa terdeteksi. Proses pembekuan juga tidak membunuh bakteri yang sudah ada.

Salah satu bakteri yang paling dikhawatirkan adalah Salmonella, yang dapat memicu gangguan pencernaan dan demam.

Infeksi Salmonella berdampak serius pada anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan sistem imun lemah.

>>> Prabowo Lantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN, Fokus Efisiensi Anggaran

Dalam beberapa video viral, telur tampak retak saat dikeluarkan dari freezer, menandakan risiko kontaminasi.

Telur tersebut kemudian diiris tipis dan digoreng dengan sedikit minyak, lalu dijadikan topping roti panggang.

Penyimpanan telur di freezer sebenarnya bisa dilakukan dengan aman, yaitu dengan memecahkan cangkang terlebih dahulu.

Isi telur dipindahkan ke wadah khusus freezer, bisa dikocok utuh atau dipisahkan putih dan kuningnya.

Telur beku sebaiknya digunakan dalam waktu maksimal satu tahun, dan dicairkan di kulkas semalaman sebelum diolah.

>>> IHSG Berpotensi Anjlok ke Bawah 5.100, Tertekan Pelemahan Rupiah dan Daya Beli

Putih dan kuning telur harus dimasak hingga matang sempurna, hindari pengolahan setengah matang karena risiko bakteri lebih tinggi.