Spanyol Kandidat Terkuat Juara Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer
Tim nasional Spanyol diunggulkan menjadi kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026 berdasarkan simulasi statistik superkomputer. Turnamen akbar ini akan diikuti 48 negara di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Teknologi superkomputer Opta menempatkan Spanyol di posisi teratas dengan peluang juara sebesar 16,1 persen. Posisi ini mengungguli Prancis dengan 13 persen dan Inggris dengan 11,2 persen.
>>> Putra Tri Ramadani Raih Emas di World Climbing Series 2026
Edisi ke-18 bagi La Furia Roja ini akan menyajikan total 104 pertandingan.
Skuad asuhan Luis de la Fuente membawa kombinasi ideal antara pemain senior dan talenta muda seperti Lamine Yamal, Pedri, Gavi, Nico Williams, Rodri, serta Pau Cubarsi.
Spanyol lolos sebagai juara Grup E zona UEFA dengan 16 poin. Mereka berada di Grup H bersama Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay.
Laga pembuka Spanyol akan melawan Tanjung Verde pada Senin, 15 Juni pukul 23.00 WIB di Atlanta Stadium.
Prediksi dari Legenda dan Matematikawan
Selain simulasi komputer, analisis lain bermunculan dari mantan pemain dan ahli matematika. Legenda sepak bola Brasil, Kaka, menyampaikan prediksi pribadinya mengenai jalannya turnamen dan potensi kejutan.
>>> Tiga Negara Amerika Utara Siapkan Pengamanan Piala Dunia 2026
Matematikawan asal Jerman, Joachim Klement, mengembangkan model prediksi juara berdasarkan variabel PDB per kapita, jumlah populasi, posisi sepak bola di masyarakat, serta peringkat tim nasional di level dunia.
Antusiasme menjelang turnamen juga terlihat dari maraknya platform interaktif bagi penggemar sepak bola. Situs resmi FIFA menyediakan permainan bracket challenge melalui FIFA Play Zone.
Platform The Beautiful Game yang diinisiasi perusahaan kripto OKX mengadakan kompetisi tebak hasil pertandingan dari 3 Juni sampai 20 Juli dengan total hadiah 20 bitcoin.
Survei OKX terhadap pengguna aset digital di enam negara peserta menunjukkan bahwa 73 persen responden percaya teknologi digital akan berperan penting dalam keterlibatan penggemar.
Angka tersebut meningkat menjadi 79 persen pada kelompok usia 18 hingga 29 tahun.
>>> Luis de la Fuente Puji Kematangan Lamine Yamal Jelang Piala Dunia
Hasil survei juga menemukan bahwa 22 persen responden mengaku akan lebih kecewa jika tim nasional yang mereka dukung tersingkir dari turnamen, dibandingkan kehilangan sebagian nilai portofolio investasi mereka.
Update Terbaru
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 24 Juli 2026, Tarif Rp8.000
Jumat / 24-07-2026, 07:02 WIB
Dokter Tifa Batal Diadili, Jokowi Disebut Ikut Selamat
Jumat / 24-07-2026, 07:01 WIB
Diduga Diperas Rp50 Juta oleh Oknum Polisi, Pedagang BBM Eceran Ngadu ke DPR
Jumat / 24-07-2026, 07:01 WIB
Heboh Diduga Diculik, Atlet Golf Jesslyn Ternyata Terbang ke Luar Negeri
Jumat / 24-07-2026, 07:01 WIB
Citizen Luncurkan Edisi Terbatas Tsuyosa Shore dengan Gaya Diver Vintage
Jumat / 24-07-2026, 07:01 WIB
Gaya Seksi Cinta Laura Pakai Cut-out Dress di Turki, Body Goals Bikin Salfok
Jumat / 24-07-2026, 07:01 WIB
Kapal LNG Es Pertama Merapat ke Terminal Gas Polandia, Tandai Perubahan Pasokan
Jumat / 24-07-2026, 07:01 WIB
Hakim Federal Jatuhkan Hukuman Seumur Hidup untuk Pembunuh Mantan Ketua DPR Minnesota
Jumat / 24-07-2026, 06:57 WIB
Kode Shindo Life Juli 2026: Dapatkan Free Spins dan RELLcoins
Jumat / 24-07-2026, 06:54 WIB
Penggemar Splatoon di Inggris: Jangan Bayar Lebih untuk Paket Tiga Deep Cut amiibo
Jumat / 24-07-2026, 06:54 WIB
Jon Bernthal Ungkap Proses Transisi Punisher ke Spider-Man: Brand New Day
Jumat / 24-07-2026, 06:53 WIB
Ryan Adams Batalkan Tur Eropa Akibat Kesulitan Finansial
Jumat / 24-07-2026, 06:53 WIB
Ketegangan Meningkat antara Gedung Putih dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin
Jumat / 24-07-2026, 06:53 WIB
Braves Hadapi Padres di Laga Penentu Seri Kandang
Jumat / 24-07-2026, 06:53 WIB







