Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente memberikan pujian tinggi kepada Lamine Yamal menjelang Piala Dunia 2026. Ia menilai pemain sayap Barcelona itu memiliki bakat alami yang istimewa.

Kesiapan mental Yamal semakin teruji setelah ia mengaku menjadi lebih matang pasca kegagalan di Ballon d'Or 2025.

>>> Kroasia Kalahkan Slovenia 2-1 dalam Uji Coba Terakhir Sebelum Piala Dunia 2026

Dalam wawancara dengan Tribuna, Yamal mengungkapkan transformasi dirinya setelah upacara penghargaan tersebut.

"Saya dan Ousmane sangat akrab. Saya sudah menghabiskan waktu bersamanya, kami banyak mengobrol," kata Yamal.

Ia merefleksikan kekalahan dengan raihan 1059 poin dari Ousmane Dembele yang mengumpulkan 1380 poin.

"Sejak upacara itu, saya menjadi lebih dewasa, saya telah mengubah banyak hal dalam hidup saya. Saya sangat senang dia yang menang.

Kalau boleh jujur, saya pikir saya akan menang hari itu karena banyak alasan," ujar Yamal.

Meskipun berhasil membawa Barcelona meraih treble domestik pada musim 2024-2025, Yamal menerima bahwa kegagalan tersebut justru melindungi perkembangan emosionalnya sebagai pemain muda.

"Saya pikir sangat baik bagi saya bahwa Dembele yang menang.

Saya rasa itu bukan waktu yang tepat bagi saya untuk menang karena saya masih anak-anak dan mungkin tak akan menghargai apa arti sebenarnya.

Kita lihat saja apakah tahun ini akan menjadi tahun saya," jelasnya.

>>> Barcelona Incar Marc Cucurella untuk Gantikan Alejandro Balde

De la Fuente: Yamal Ditakdirkan untuk Ini

Luis de la Fuente menegaskan bahwa karakter berani dan kemampuan menghadapi tekanan media menjadi alasan utama Yamal pantas berada di panggung tertinggi.

"Lamine memang ditakdirkan untuk ini. Dia memiliki karakter yang berani.