Manajemen Persis Solo menyadari risiko kehilangan pilar penting setelah tim dipastikan turun kasta ke kompetisi level kedua.

Langkah antisipasi berupa jalinan komunikasi intensif kini mulai ditempuh oleh manajemen Laskar Sambernyawa.

>>> Emil Audero Tampil Cemerlang Bantu Timnas Indonesia Gasak Oman 3-0

Direktur PT Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan, membenarkan bahwa pihaknya tengah berupaya menjaga dialog dengan seluruh elemen skuad.

Manajemen kini sedang memetakan komposisi pemain yang dinilai layak dipertahankan untuk mengarungi kompetisi musim depan.

Ginda tidak menutup mata terhadap keinginan pribadi para pemain. Beberapa nama di skuad diperkirakan memiliki hasrat untuk tetap berkompetisi di kasta tertinggi.

"Soal pemain-pemain yang memungkinkan bertahan atau dipertahankan, serta potensi pemain mungkin punya keinginan lain, mungkin tetap berada di level liga 1, ini jadi bagian dari komunikasi," ujar Ginda.

Hingga saat ini, aktivitas transfer Persis Solo menyambut musim baru masih terlihat pasif. Manajemen belum merilis pengumuman resmi mengenai perombakan skuad.

Ginda menegaskan bahwa jajaran manajemen terus bekerja di balik layar. Pihaknya berjanji akan segera membeberkan hasil evaluasi kepada publik dan suporter.

"Kami belum bisa ngomong banyak, tapi bukan berarti kami tidak bekerja. Nantinya kalau sudah ada arah yang jelas, kami akan sampaikan ke semua stakeholder dan suporter," kata Ginda.

Visi Kembali ke Kasta Tertinggi

Tantangan besar kini dihadapi manajemen untuk meyakinkan para pemain bintang agar bersedia tampil di liga level kedua.

>>> Real Madrid Denda Valverde dan Tchouameni Rp8,7 Miliar Akibat Bentrok Fisik

Manajemen berkomitmen memaparkan visi, misi, serta target konkret tim untuk segera promosi.

"Komunikasi akan kami bangun. Kami sampaikan bahwa pemain ingin visi misi yang jelas.