Tuntutan mengenai otoritas penuh dalam penentuan komposisi pemain tersebut dilaporkan bersifat mutlak dan sepenuhnya tidak bisa ditawar oleh manajemen.

Ia juga meminta hak penuh untuk membawa jajaran staf kepelatihannya sendiri ke Madrid.

Meskipun tidak keberatan jika Alvaro Arbeloa tetap dipertahankan di dalam struktur klub, ia meminta pelatih fisik Antonio Pintus untuk segera meninggalkan posisinya.

Pembenahan menyeluruh di departemen medis juga menjadi poin perhatian setelah skuad Real Madrid berulang kali dihantam badai cedera pemain di sepanjang musim ini.

Terkait hal tersebut, ia menuntut adanya akses langsung serta kendali yang lebih besar terhadap operasional tim medis klub.

Syarat Tambahan Terkait Media dan Skuad

Mengenai hubungan dengan awak media, ia hanya bersedia berbicara kepada pers dalam kapasitas teknis sebagai pelatih tim di lapangan.

Pihak klub diminta untuk menunjuk figur khusus lain yang bertugas sebagai juru bicara utama organisasi untuk menangani urusan luar lapangan.

Di samping itu, dilaporkan ada tujuh nama pemain di dalam skuad saat ini yang siap dilepas karena dinilai tidak masuk ke dalam rencana taktisnya ke depan.

Ia juga meminta jalur komunikasi langsung kepada Florentino Perez tanpa melibatkan perantara dari staf atau pejabat klub lainnya.

Masalah birokrasi komunikasi ini disinyalir menjadi salah satu faktor utama yang memicu kekesalannya pada periode pertama melatih di Real Madrid.

Terkait persiapan pramusim, ia menolak agenda tur internasional skala besar dan lebih memilih menggelar beberapa laga uji coba terbatas demi menjaga kebugaran fisik serta mental skuad.

>>> Timnas Mozambik Tantang Indonesia Tanpa Pemain Liga Eropa

Seluruh daftar tuntutan tersebut diajukan sebagai satu kesatuan paket, di mana kesepakatan otomatis batal jika ada satu poin yang ditolak klub.