CEO Nvidia Jensen Huang mengunjungi Korea Selatan pada Juni 2026 untuk memperkuat kolaborasi teknologi kecerdasan buatan (AI) serta robotik dengan sejumlah raksasa semikonduktor dan otomotif lokal.

Kunjungan ini diwarnai dengan agenda pertemuan informal berupa jamuan makan malam bersama para pemimpin teknologi Korea Selatan serta pernyataan dukungan terhadap produsen chip global.

>>> Profil Ika Liviana Gumay Istri Said Iqbal yang Kini Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaal, Bukan Orang Sembarangan?

Jensen Huang mengadakan pertemuan selama dua jam dengan Ketua SK Group Choi Tae-won, Ketua LG Group Koo Kwang-mo, dan Ketua Naver Lee Hae-jin di sebuah restoran barbekyu di Distrik Mapo, Seoul, pada malam tanggal 5 Juni.

Pertemuan santai tersebut membahas pentingnya memori bandwidth tinggi (HBM) untuk industri AI, di mana Ketua Naver Lee Hae-jin menarik perhatian karena membayar seluruh tagihan makan malam para pengunjung restoran menggunakan Naver Pay.

Saat Ketua Choi Tae-won membagikan sampel chip HBM SK hynix kepada publik dan wartawan, CEO Nvidia itu memberikan respons spontan.

"HBM adalah milikku," canda Jensen Huang.

Pertemuan di restoran barbekyu tersebut berakhir sekitar pukul 21.09 sebelum para pemimpin berpindah ke restoran ayam goreng untuk putaran kedua.

"Aku suka HBM! Beri aku lebih banyak HBM!"

teriak Jensen Huang.

Kunjungan ini merupakan yang kedua kalinya bagi Huang dalam tujuh bulan terakhir ke Korea Selatan untuk memperluas penerapan teknologi di pusat manufaktur dunia tersebut.

Huang menegaskan bahwa perkembangan AI dan robotik akan mengubah industri manufaktur termasuk produksi chip.

"Korea adalah pusat manufaktur dunia.

Karena itu, kami dapat menerapkan teknologi robotika dan physical AI yang kami kembangkan untuk industri di sini," kata Jensen Huang.