Perusahaan Teknologi China Agresif Perluas Pasar Global di GCS SZ 2026
Global Connect Show Shenzhen 2026 (GCS SZ 2026) menjadi ajang bagi perusahaan teknologi China untuk meluncurkan strategi ekspansi agresif ke pasar internasional.
Acara yang digelar di Shenzhen pada 1 Juni 2026 ini mengusung tema "Where Global Innovation Meets Market Opportunity".
>>> Sinopsis Blacklight, Bioskop Trans TV 8 Juni 2026
Pameran ini tidak sekadar meluncurkan perangkat baru, melainkan berfokus membangun jaringan bisnis konkret.
Tiga pilar utama yang diusung adalah Chinese Brands Going Global, Global Channel Connection, dan program Into the Enterprise.
Ajang ini juga menghadirkan diskusi industri, sesi business matchmaking eksklusif, pertemuan tertutup, hingga program China Innovation Tour. Program tersebut mengajak mitra internasional mengunjungi fasilitas riset dan manufaktur mutakhir.
Sektor teknologi masa depan yang dipamerkan meliputi smart glasses, LiDAR, kecerdasan buatan (AI), energi baru, hingga embodied intelligence.
Perusahaan seperti Rokid, RoboSense, NAVEE, GCL ET, INMO, Longcheer, dan KEENON turut berpartisipasi.
Koneksi Nyata dan Berkelanjutan
Penyelenggara menekankan pentingnya koneksi yang terarah agar inovasi dari korporasi China dapat diterima pasar internasional secara berkelanjutan.
"Tujuan kami sederhana: menghubungkan orang-orang yang tepat dengan peluang yang tepat, sehingga setiap pertemuan menghasilkan nilai nyata," kata Chris Pereira, Founder & CEO Global Connect Show.
Pihak manajemen menyatakan langkah ini menandai era baru globalisasi merek asal China. Kini mereka tidak lagi hanya bertindak sebagai pemasok manufaktur pihak ketiga, melainkan sebagai pemilik merek independen.
>>> Fortinet Indonesia Ingatkan Risiko Serangan Siber pada Infrastruktur Kritikal
"Dalam tahap baru globalisasi brand China ini, didengar dan dipercaya jauh lebih penting daripada sekadar terlihat.
Nilai GCS bukan pada satu sesi showcase, melainkan membangun koneksi nyata dan berkelanjutan antara inovasi China dengan pasar global," tambah Pereira.
Update Terbaru
Johnny Depp Sindir Trump Saat Tampil di Comic-Con
Jumat / 24-07-2026, 10:02 WIB
Juri Terpilih untuk Sidang Lindsay Clancy di Plymouth
Jumat / 24-07-2026, 10:02 WIB
Satelit NISAR Tangkap Gambar Menakjubkan Nunatak Antartika Mirip Burung Kolibri
Jumat / 24-07-2026, 10:02 WIB
Michael J. Fox Bicara Dampak Parkinson pada Keluarga di Social Impact Summit
Jumat / 24-07-2026, 10:01 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Ucapkan Janji Pernikahan Penuh Haru di Madison Square Garden
Jumat / 24-07-2026, 10:01 WIB
Uang Beredar Tumbuh 8,7% pada Juni 2026, Kredit Perbankan Melesat 12,1%
Jumat / 24-07-2026, 10:01 WIB
ITSEC Asia dan PT INTI Jalin Kerja Sama Keamanan Siber dan AI
Jumat / 24-07-2026, 10:01 WIB
Cara Mengatasi Notifikasi Prefill Lama Saat Sinkronisasi Dapodik 2027
Jumat / 24-07-2026, 10:01 WIB
Danantara Puji Transformasi Jasamarga: Luar Biasa
Jumat / 24-07-2026, 09:43 WIB
Zulhas: Penyaluran Bansos di Koperasi Merah Putih Mulai September 2026
Jumat / 24-07-2026, 09:43 WIB
KPK Periksa Pejabat Kemenhut dan ATR/BPN soal Pelepasan Hutan Kuansing
Jumat / 24-07-2026, 09:43 WIB
Kendaraan Baru Tanpa Pelat Nomor Dipakai di Jalan, Boleh atau Tidak?
Jumat / 24-07-2026, 09:42 WIB
Netanyahu Yakin Pakta Nuklir AS-Saudi Buka Jalan Normalisasi dengan Riyadh
Jumat / 24-07-2026, 09:42 WIB
Arti Kedipan Mata Kucing: Tanda Sayang atau Masalah Kesehatan?
Jumat / 24-07-2026, 09:39 WIB







