Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, kini mulai mengalihkan fokusnya ke Piala Dunia 2026.

Kompetisi di Amerika Utara itu akan menjadi turnamen besar kedua baginya bersama Timnas Spanyol setelah Euro 2024.

>>> Meta Luncurkan Business Agent, Asisten AI untuk Bisnis di WhatsApp dan Instagram

Kondisi fisik Yamal saat ini dilaporkan belum sepenuhnya pulih.

Namun, pemain sayap berusia 18 tahun itu diperkirakan tetap bisa bermain di laga awal Spanyol melawan Tanjung Verde dan Arab Saudi.

Menjelang Piala Dunia 2026, Yamal berbicara melalui kanal YouTube pribadinya.

Ia mengenang momen penting dalam kariernya, terutama pengalaman pertama tampil di turnamen besar saat Euro 2024 di Jerman.

Yamal mengakui banyak belajar dari turnamen tersebut. Pengalaman itu membuat kesiapan mentalnya kini jauh lebih baik.

"Saya masih anak-anak. Saya belajar banyak terutama dari pertandingan pertama karena gugup pada awalnya dan merasakan ketegangan itu," ujar Yamal.

"Anda harus tetap tenang dan memahami bahwa turnamen seperti ini sangat panjang. Masih ada enam pertandingan lagi di depan Anda.

Jika memainkan satu pertandingan dengan buruk, Anda masih memiliki enam kesempatan berikutnya," imbuhnya.

Pelajaran dari Ballon d'Or 2025

Selain turnamen internasional, Yamal juga menyinggung persaingan Ballon d'Or 2025. Penghargaan itu akhirnya jatuh ke tangan Ousmane Dembele.

>>> Klaim Asuransi Mobil Rusak Akibat Amukan Massa Tergantung Pemicu Insiden

Pemain kelahiran 13 Juli 2007 itu mengaku sempat yakin akan memenangkannya. Namun, kegagalan itu justru menjadi pelajaran berharga.

"Sejujurnya, saya pikir akan memenanginya saat itu karena banyak hal yang terjadi sepanjang tahun tersebut," kata Yamal.

"Saya rasa sangat baik untuk saya bahwa Dembele yang memenanginya.