Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara mendadak menarik dua pasangan ganda putra dari Australia Open 2026.

Mereka adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

>>> Tidur Pakai Earbuds Tingkatkan Risiko Infeksi Telinga dan Gangguan Pendengaran

Pembatalan dilakukan hanya beberapa hari sebelum turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut bergulir di Quaycentre, Sydney Olympic Park, pada 9–14 Juni 2026.

Hingga saat ini, PBSI belum memberikan alasan resmi di balik penarikan mendadak ini. Federasi menyatakan pernyataan resmi akan dirilis setelah kepala pelatih Antonius Budi Ariantho tiba di Sydney.

Penarikan ini mengejutkan karena Fajar/Fikri baru saja tersingkir di babak pertama Indonesia Open 2026. Sementara Raymond/Joaquin tampil impresif sebagai runner-up pada turnamen sebelumnya.

Australia Open 2026 menawarkan total hadiah USD 500.000 atau sekitar Rp9,1 miliar.

>>> OJK Awasi Ketat 24 Lembaga Jasa Keuangan Bermasalah

Turnamen dimulai dari babak kualifikasi dan 32 besar pada 9 Juni, hingga final pada 14 Juni.

Dengan absennya dua pasangan tersebut, Indonesia kini menyisakan 11 wakil. Di sektor tunggal putra ada Alwi Farhan, Anthony Sinisuka Ginting, dan Mohammad Zaki Ubaidillah.

Sektor ganda putra bertumpu pada Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, serta Bagas Maulana/Muhammad Putra Erwiansyah.

Sektor ganda putri menurunkan Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum, juara bertahan edisi 2025.

>>> Citigroup Naikkan Target Indeks S&P 500 ke Level 8.100

Sementara ganda campuran diwakili Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja dan Rinov Rivaldy yang berpasangan dengan atlet Australia, Jane Gao.