Kementerian ESDM Buka Peluang Relaksasi Target RKAB Batu Bara 2026
"Saya harus jelaskan dalam forum ini agar tidak ada simpang siur, total produksi batu bara kita di 2025 sebesar 790 juta ton," ujar Bahlil.
Capaian produksi tahun 2025 itu mengalami penurunan 5,5 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang mencapai 836 juta ton.
Sektor pengawasan teknis kini tengah bersiap menyusun penyesuaian kuota baru.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno menjelaskan bahwa proses revisi RKAB 2026 akan dimulai pada bulan depan.
Penentuan kuota produksi akan mempertimbangkan proyeksi total penerimaan negara.
"Namun, poin yang kita sampaikan kan kita akan menjual mineral dan batu bara sesuai dengan harga yang seharusnya.
Jangan juga obral terlalu murah, tetapi jangan juga sampai kebutuhan kita terganggu," kata Tri Winarno.
Hingga pertengahan Mei 2026, volume produksi batu bara nasional dilaporkan menurun, namun pendapatan negara tetap stabil karena adanya tren kenaikan harga.
Pihak kementerian menetapkan batas akhir pengajuan penyesuaian anggaran.
>>> Undip Buka Jalur Mandiri Nilai UTBK 2026 Tanpa Tes Tambahan
"Kalau mengajukan, ya Juli, paling lambat 31 Juli. Akan tetapi, tentang berapa dan lain sebagainya, apakah Juli, ya tergantung lah itu nanti," ungkap Tri Winarno.
Update Terbaru
Bahlil Lahadalia Terapkan Ekspor Batubara Satu Pintu Lewat DSI
Senin / 08-06-2026, 17:29 WIB
HP dan Ferrari Siapkan Laptop Premium Edisi Terbatas, Hanya 4.999 Unit
Senin / 08-06-2026, 17:29 WIB
Bengkel Tawarkan Solusi Perbaikan Baterai Motor Listrik Mulai Ratusan Ribu
Senin / 08-06-2026, 17:28 WIB
KPK Panggil Dirut PT Maktour Fuad Hasan Masyhur sebagai Saksi Korupsi Haji
Senin / 08-06-2026, 17:28 WIB
Shin Tae-yong Bawa Asisten Pelatih Eks Timnas Indonesia ke Persija
Senin / 08-06-2026, 17:28 WIB
Prabowo Lantik Pimpinan Baru BGN dan Penasihat Khusus
Senin / 08-06-2026, 17:28 WIB
Karel Mainaky Targetkan All Indonesian Final di Australian Open 2026
Senin / 08-06-2026, 17:28 WIB
Toprak Razgatlioglu Soroti Kendala Akselerasi Yamaha Usai MotoGP Hungaria
Senin / 08-06-2026, 17:24 WIB
Pemimpin Eropa Desak Putin Segera Setujui Gencatan Senjata dengan Ukraina
Senin / 08-06-2026, 17:24 WIB
Merdeka Gold Resources Tetapkan Sumber Daya Mineral Perdana Prospek Kolokoa
Senin / 08-06-2026, 17:24 WIB
Pemerintah Kota Bandung Gelar Lelang Ulang Pengelolaan Kebun Binatang
Senin / 08-06-2026, 17:21 WIB
PBSI Tarik Fajar Fikri dan Raymond Joaquin dari Australia Open 2026
Senin / 08-06-2026, 17:21 WIB
VW Yakin Mobil Listrik Akan Membunuh Mesin Bensin Seperti Mobil Membunuh Kuda
Senin / 08-06-2026, 17:21 WIB
Tidur Pakai Earbuds Tingkatkan Risiko Infeksi Telinga dan Gangguan Pendengaran
Senin / 08-06-2026, 17:20 WIB






