Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih baru mereka. Pengumuman dilakukan dalam konferensi pers di Jakarta International Stadium pada Senin (8/6/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, dan penerjemah Shin Tae-yong, Jeong Seok-seo.

>>> IHSG Anjlok ke Level 5.400, Aksi Jual Investor Membayangi Pasar

Manajemen Macan Kemayoran telah menetapkan kriteria khusus sebelum memilih pelatih asal Korea Selatan itu.

"Persija butuh figur dengan pengalaman level tertinggi, level kepemimpinan kuat, memahami tuntutan sepak bola modern, dan membangun budaya kompetitif dan keberlanjutan," kata Mohamad Prapanca.

Manajemen berharap kehadiran Shin Tae-yong membawa dampak positif bagi klub. "Semoga pilihan kita ini titik balik masa depan Persija," ujar Prapanca.

Shin Tae-yong mengaku bersedia menerima tawaran karena sudah familiar dengan atmosfer sepak bola Jakarta.

Ia sebelumnya menangani Timnas Indonesia selama lima tahun dan mengenal stadion utama seperti GBK dan JIS.

"Coach Shin paling kenal bersama Persija. Shin merasakan juga Persija tim terbaik di Indonesia," tambahnya.

Ia juga membandingkan persaingan di kompetisi domestik dengan menyebut beberapa klub papan atas.

"Memang banyak tim yang bagus di Super League seperti Persib, Persija, Borneo, Bali United," sambung Shin.

>>> Shin Tae-yong Pastikan Mariano Peralta Resmi Gabung Persija Jakarta

Pertemuan langsung dengan manajemen klub memicu motivasinya untuk menjajal tantangan baru. "Namun, dengan adanya pertemuan dengan pihak Persija jadi pengen menantang Super League Indonesia," ujarnya.

Pelatih yang memimpin Korea Selatan di Piala Dunia 2018 ini menegaskan misinya tidak hanya terbatas pada prestasi klub.

"Mau itu secara prestasi, sistem, dan ingin membantu mengembangkan lebih lagi perkembangan sepak bola Indonesia," tutur Shin.

Manajemen Persija mengikat Shin Tae-yong dengan kontrak jangka panjang. "Durasi kontrak kita kurang lebih tiga tahun," kata Mohamad Prapanca.

Untuk mempermudah kinerjanya, manajemen memberikan kebebasan penuh kepada Shin untuk menyusun staf kepelatihan sendiri.

"Tim pelatih dan asisten maka format ingin cepat, biar coach Shin tidak pusing maka dia akan membentuk satu tim tersendiri," jelas Prapanca.

Selama tiga tahun ke depan, Shin akan bertanggung jawab lebih luas termasuk pembenahan fasilitas dan percepatan prestasi klub.

>>> Cara Cek STNK Asli untuk Hindari Penipuan Kendaraan Bekas

"Kita berproses, tentunya coach Shin juga akan terlibat dengan infrastruktur Persija," ujar Prapanca.