EMMO, perusahaan penyedia kendaraan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG), akan meluncurkan empat motor listrik baru di Indonesia.

Langkah ekspansi ini tetap berjalan meskipun jaringan dealer mereka belum beroperasi secara penuh.

>>> Impor Truk CBU China Tekan Industri Karoseri Nasional

Saat ini EMMO sudah memiliki dua model motor listrik di Tanah Air, yaitu JVH Max dan JVX GT.

Keduanya digunakan sebagai kendaraan operasional untuk mendukung program MBG.

Harga JVH Max dan JVX GT berkisar Rp 40 juta hingga Rp 50 jutaan on the road Jakarta.

Namun, kedua motor tersebut belum dijual secara massal ke masyarakat luas.

Empat model baru yang akan diperkenalkan meliputi Volt Bike, Folding Pro, JVH Lite, dan JVX Trail.

Spesifikasi teknis keempat motor listrik itu masih dirahasiakan. Laman resmi perusahaan hanya menampilkan keterangan "segera hadir" tanpa detail informasi.

>>> Kawasaki Siap Luncurkan Motor Matic Baru di Jakarta Fair Kemayoran 2026

Motor-motor baru ini diproyeksikan untuk mengisi berbagai segmen pasar, mulai dari motor listrik lipat, perkotaan, hingga model petualang.

Setiap pembelian kemungkinan akan disertai garansi dua tahun untuk unit kendaraan dan tiga tahun untuk komponen baterai.

Ekspansi Jaringan Dealer

Untuk mendukung distribusi, EMMO berencana membuka 12 dealer motor listrik dalam waktu dekat. Perusahaan sudah mencantumkan lokasi dan kontak yang bisa dihubungi calon konsumen.

Menariknya, separuh dari total dealer baru akan ditempatkan di Papua. Enam titik dealer di Papua tersebar di Mimika, Wamena, Sorong, Manokwari, Merauke, dan Jayapura.

Enam dealer lainnya akan berada di kota-kota besar Pulau Jawa, yaitu Jakarta, Tangerang, Bogor, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.

Sebagian besar dealer masih berstatus "segera hadir", kecuali fasilitas di Bogor. Manajemen belum merilis tanggal pasti operasional penuh layanan penjualan dan perbaikan.

>>> Ganti Charger Ampere Besar Tak Otomatis Percepat Pengisian Daya Motor Listrik

Dealer EMMO di Jakarta Barat dilaporkan belum selesai dibangun, meskipun distribusi kendaraan ke konsumen sudah mulai berjalan secara bertahap.