Saratoga Siapkan Strategi Investasi Jangka Panjang Hadapi Fluktuasi Pasar
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menyiapkan sejumlah strategi investasi jangka panjang untuk menghadapi dinamika pasar keuangan.
Langkah ini diambil saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tren penurunan.
>>> Kejaksaan Agung Ungkap Mark Up Pengadaan Program Makan Bergizi Gratis
Pada Senin (8/6/2026), IHSG anjlok 4,39 persen ke level 5.349,09. Secara year to date, indeks telah turun lebih dari 37 persen.
Manajemen Saratoga memfokuskan upaya pada optimalisasi nilai portofolio, peningkatan efisiensi operasional, dan penguatan fundamental bisnis di seluruh perusahaan portofolio.
Hal ini bertujuan agar tetap tangguh menghadapi fluktuasi.
Fokus pada Sektor Fundamental Kuat
Investor Relations Saratoga, Mellisa Holidi, menyatakan perseroan tetap mencari peluang di sektor-sektor dengan fundamental kuat dan prospek pertumbuhan jelas.
Sektor tersebut meliputi layanan kesehatan, energi terbarukan, infrastruktur digital, dan konsumen.
>>> Trump Desak Netanyahu Hentikan Serangan Balasan ke Iran Demi Negosiasi Damai
Evaluasi terhadap peluang divestasi juga rutin dilakukan sebagai bagian dari pengelolaan portofolio. Tujuannya untuk merealisasikan nilai optimal dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham.
Manajemen menetapkan target alokasi dana investasi tahunan sebesar US$ 100 juta hingga US$ 150 juta. Dana tersebut digunakan untuk memperkuat portofolio eksisting dan mendanai peluang investasi baru.
Mengenai realisasi serapan investasi, Mellisa mengatakan rincian akan disampaikan bersamaan dengan laporan kinerja keuangan kuartal pertama.
Sepanjang 2025, perusahaan membukukan keuntungan neto atas investasi saham dan efek lainnya sebesar Rp 4,13 triliun.
>>> Florentino Perez Kembali Pimpin Real Madrid, Mourinho Jadi Target Pelatih
Portofolio Saratoga saat ini mencakup kepemilikan saham bluechip di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI).
Update Terbaru
Christian Eriksen Kolaps Lagi di Laga Denmark vs Ukraina
Senin / 08-06-2026, 11:32 WIB
Prabowo Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus dan Pimpinan Baru BGN
Senin / 08-06-2026, 11:32 WIB
Pengunjuk Rasa Banjiri Instagram IU, Minta Dukungan Kopi
Senin / 08-06-2026, 11:29 WIB
Reaktor Matahari Buatan China Tembus Batas Plasma Greenwald
Senin / 08-06-2026, 11:29 WIB
Cara Hitung Siklus Hidup Baterai Motor Listrik yang Benar
Senin / 08-06-2026, 11:29 WIB
BEI Rilis 17 Saham Masuk Kategori UMA Awal Juni 2026
Senin / 08-06-2026, 11:29 WIB
Nvidia Jalin Kerja Sama Besar dengan Raksasa Teknologi Korea Selatan
Senin / 08-06-2026, 11:28 WIB
Prasetyo Hadi Bantah Isu Pergantian Menteri Keuangan
Senin / 08-06-2026, 11:28 WIB
Harga Pangan 8 Juni 2026: Mayoritas Turun, Bawang dan Minyak Goreng Naik
Senin / 08-06-2026, 11:28 WIB
Khutbah Jumat 12 Juni 2026 Bahas Buah Ketakwaan yang Dirasakan di Dunia dan Akhirat
Senin / 08-06-2026, 11:27 WIB
Harga Tembaga LME Menguat Dipicu Pembelian Komoditas dari China
Senin / 08-06-2026, 11:24 WIB
Bahlil Batalkan Rencana Skema Bagi Hasil Tambang Minerba
Senin / 08-06-2026, 11:24 WIB
Kim Soo-hyun Kembali Syuting Iklan Setelah Setahun Kontroversi
Senin / 08-06-2026, 11:20 WIB
Pendapatan Itama Ranoraya Tembus Rp 1,1 Triliun pada 2025
Senin / 08-06-2026, 11:20 WIB






