Kendala Agresivitas Ban Depan Ducati

Mengenai dampak kibaran bendera kuning, Marc Marquez enggan berspekulasi apakah dirinya pasti lolos ke Q2 jika insiden itu tidak terjadi.

>>> FIFA Izinkan Penonton Bawa Botol Air Minum di Piala Dunia 2026

"Anda tidak pernah tahu.

Kalau memang cepat, bendera kuning seharusnya tidak jadi masalah karena cepat atau lambat Anda tetap bisa mencetak satu putaran bagus," ujarnya.

"Sepertinya saat time attack, saya sedikit lebih kesulitan dibanding ritme balapan."

Pembalap bernomor motor 93 ini kemudian menjabarkan kendala utama yang ia hadapi saat memacu motor Ducati di Sirkuit Le Mans.

"Saya belum menekan bagian depan motor seperti biasanya. Saya belum benar-benar agresif saat membebani ban depan.

Mari lihat apakah saya bisa melakukannya nanti," ungkapnya.

Prediksi Faktor Cuaca Hujan

Kondisi eksternal seperti faktor cuaca diprediksi bakal ikut memengaruhi jalannya rangkaian balapan di MotoGP Prancis. Kemungkinan hujan pada hari balapan utama dilaporkan mencapai 75 persen.

Meski demikian, Marc Marquez tetap optimistis bahwa dirinya masih memiliki ruang untuk melakukan pembenahan andai balapan bergulir dalam kondisi aspal kering.

"Menurut saya dalam kondisi kering kami masih bisa berkembang," katanya.

"Q1 adalah sesi paling buruk dalam akhir pekan karena sangat sulit, tetapi besok kami akan mencoba meningkat, entah lintasan basah atau kering," imbuhnya.

Sesuai regulasi format MotoGP, hanya dua pembalap dengan catatan waktu terbaik di sesi Kualifikasi 1 yang berhak promosi ke Kualifikasi 2 untuk memperebutkan pole position.

>>> Manchester United Rampungkan Transfer Ederson dari Atalanta

Selain Marc Marquez, dua pembalap Ducati lainnya juga gagal lolos langsung ke Q2: Franco Morbidelli di urutan ke-18 dan Fermin Aldeguer di posisi ke-21.