FIFA akhirnya mengizinkan penonton membawa botol air minum ke stadion selama Piala Dunia 2026. Kebijakan baru ini diambil setelah aturan sebelumnya menuai kritik tajam.

Pemegang tiket kini diperbolehkan membawa satu botol plastik lunak sekali pakai berukuran 20 ons (590 mililiter) yang masih tersegel pabrik.

>>> Manchester United Rampungkan Transfer Ederson dari Atalanta

Aturan ini berlaku untuk setiap pertandingan.

Sebelumnya, FIFA sempat melarang semua jenis botol minuman masuk stadion dengan alasan keamanan dan komersial.

Larangan itu langsung memicu gelombang protes karena dianggap membahayakan penonton, terutama saat musim panas.

Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada musim panas yang menyengat. Risiko dehidrasi massal menjadi pertimbangan utama FIFA untuk mengubah keputusan.

>>> Bos Aprilia Kritik Jorge Martin Usai Tabrakan Massal MotoGP Hungaria

Botol Keras Tetap Dilarang

Meski melunak, FIFA tetap melarang wadah minum berbahan keras yang dapat digunakan kembali.

Chief Operating Officer Piala Dunia 2026, Heimo Schirgi, mengatakan botol keras berpotensi dilempar dan mencederai orang.

Kebijakan ini tetap mendapat kritik, termasuk dari Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Ia menilai FIFA memanfaatkan aturan untuk meraup keuntungan dari penjualan air di stadion dengan harga mahal.

"Ini jelas keliru. Anda tidak boleh membawa botol plastik dari luar, tetapi bisa membeli air setelah masuk?

>>> Borneo FC Samarinda Putus Kerja Sama dengan Pelatih Fabio Lefundes

Harganya pasti mahal, padahal tiket sudah sangat mahal," ujar Starmer.