Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot tajam pada awal perdagangan pekan ini.

Indeks melemah 108,45 poin atau 1,94 persen ke level 5.486,31 pada sesi I, Senin (8/6/2026).

>>> Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya 2026, Denda hingga Rp3 Juta

Pergerakan zona merah ini menempatkan IHSG dalam rentang 5.376 hingga 5.490. Meski demikian, sebanyak lima saham berhasil bertahan dan masuk dalam jajaran top gainers.

Data RTI menunjukkan transaksi pada menit-menit awal telah memperdagangkan 1,4 miliar saham. Nilai perdagangan menyentuh Rp 1 triliun dengan frekuensi 113.128 kali.

Secara rinci, 69 saham membukukan kenaikan dan 127 saham bergerak stagnan. Sementara itu, 478 saham terpantau mengalami koreksi.

Proyeksi Analis dan Kondisi Regional

Analis Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG akan melemah pada hari ini. Kisaran pergerakan diperkirakan pada support 5.541 dan resistance 5.644.

Pelemahan ini sejalan dengan bursa regional Asia. Nikkei 225 melemah 3,96 persen, sedangkan Kospi merosot 8,30 persen.

>>> Mulai 1 Juli 2026, Pulang dari Jepang Kena Pajak Rp340 Ribu

Secara teknikal, candle terakhir IHSG menunjukkan pola bearish belt hold di bawah MA5. Indikator Stochastic juga memperlihatkan dead cross di area deep oversold.

"Dengan demikian, IHSG hari ini akan mengalami pelemahan," tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya. Mereka merekomendasikan saham ADMR, EXCL, MBMA, dan PSAB.

Lima Saham Top Gainers

Di tengah tekanan pasar, lima saham mencatatkan lonjakan harga 10-20 persen. PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) memimpin dengan kenaikan 20,48 persen menjadi Rp 600.

Disusul PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) naik 16,95 persen ke Rp 138. PT SLJ Global Tbk (SULI) melesat 14,1 persen ke Rp 89.

>>> Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Fase Grup hingga 32 Besar

PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) menguat 12,06 persen ke Rp 316. PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) naik 10,91 persen ke Rp 122.