Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, gagal menyelesaikan balapan Formula 1 Grand Prix Monako pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ia mengalami kecelakaan akibat kerusakan sistem rem belakang.

>>> Timnas Indonesia U19 Pastikan Tiket Semifinal Piala AFF U19 2026

Menurut laporan Autohebdo, Leclerc menabrak dinding pembatas di tikungan terakhir saat balapan dimulai kembali setelah periode Safety Car.

Saat itu ia berada di posisi ketiga.

Masalah pada sistem pengereman ini bukan yang pertama kali dialami Leclerc. Ia juga mengalami kendala serupa pada akhir pekan sebelumnya di GP Kanada.

Kegagalan mekanis beruntun dalam dua seri terakhir membuat Leclerc sangat kecewa dengan performa mobilnya. Ia mengaku enggan berbicara karena khawatir terlalu keras dalam berkata-kata.

"Saya tidak suka membuat alasan, dan saya yang pertama mengakui ketika saya bertindak berlebihan," ujar Leclerc. Ia menegaskan tidak menyalahkan kondisi aspal trek yang memburuk sebagai penyebab kecelakaan.

Leclerc merasakan langsung kerusakan teknis pada tuas rem mobilnya. "Saya menarik empat atau lima tuas rem, tapi hampir tidak menyentuh rem.

>>> Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Vietnam 2-1, Lolos ke Semifinal Piala AFF

Rem belakang tidak berfungsi sama sekali, hanya depan yang bekerja," jelasnya.

Sementara itu, rekan setimnya, Lewis Hamilton, telah beralih ke konfigurasi pengereman berbeda sejak beberapa balapan lalu.

Leclerc mengakui perubahan itu mungkin membantu di sirkuit lain, tetapi tidak untuknya di Monako.

Meski mengakhiri balapan kandang dengan hasil menyakitkan, Leclerc tetap optimis menghadapi seri berikutnya di Spanyol. "Hal-hal akan berbeda untuk Barcelona.

Saya berharap menemukan kembali perasaan saya dengan mobil," pungkasnya.

>>> Timnas Indonesia U-19 Tekuk Vietnam, Pastikan Tiket Semifinal Piala AFF

Seri kejuaraan dunia Formula 1 musim 2026 selanjutnya akan bergeser ke Sirkuit Barcelona-Catalunya untuk menggelar Grand Prix Spanyol.