Pengembangan AceKid didukung riset panjang.

Produsen telah menyelesaikan puluhan program riset nasional, publikasi ilmiah internasional, serta memiliki ratusan paten bekerja sama dengan institusi global.

Zhang menjelaskan perbedaan mendasar susu segar dan susu bubuk.

"Jika baris pertama komposisi adalah susu bubuk, bahan utamanya telah dikeringkan, dikirim, disimpan hingga dua tahun, lalu diproses kembali.

Jika baris pertama susu segar, Anda memegang sesuatu yang berbeda secara fundamental," ujarnya.

Donasi dan Penghargaan

Bersamaan dengan peluncuran, produsen menyalurkan donasi produk senilai Rp 10 miliar melalui program AceKid Generation yang disalurkan lewat Yayasan Warga Bumiputra Indonesia (YWBI).

CEO AceKid Ivan Lee mengatakan, "Kami percaya setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan mencapai potensi penuh mereka.

Kontribusi hari ini bukan sekadar donasi, melainkan komitmen mendukung kesejahteraan dan kemajuan Indonesia."

Aksi sosial ini direncanakan sebagai langkah awal komitmen jangka panjang.

"Ini hanyalah permulaan, kami berharap Anda mendukung misi ini untuk memberi manfaat bagi lebih banyak keluarga dan anak-anak," lanjutnya.

>>> DPR: UU Ketenagakerjaan Baru Tunggu Rumusan Buruh dan Pengusaha

AceKid juga meraih Top Innovation Choice Award 2026 atas kebaruan gagasan, keunikan merek, dan nilai guna nyata bagi konsumen.