Tahapan Perkembangan Sesuai Usia

Setiap anak memiliki kecepatan perkembangan yang unik. Namun, ada milestone dasar yang bisa dijadikan panduan bagi orang tua.

Pada usia 0–2 bulan, bayi biasanya sudah bisa mengangkat kepala saat tengkurap, menggenggam benda, dan menggerakkan tangan ke mulut.

>>> Nano Machine Chapter 316: Jadwal Rilis, Spoiler, dan Cara Baca

Usia 3–5 bulan, anak mulai mengangkat kepala lebih tinggi dan berguling dari tengkurap ke telentang.

Usia 6–8 bulan, anak mulai duduk tanpa bantuan, merangkak, dan memindahkan mainan antar tangan.

Usia 9–12 bulan, anak mencoba berdiri dengan bantuan dan mengambil benda kecil menggunakan ibu jari dan telunjuk.

Usia 1–2 tahun, anak berlatih berjalan sendiri, naik tangga dengan bantuan, menumpuk balok, dan menggunakan sendok.

Usia 2–3 tahun, anak mampu berlari, melompat, dan menggambar garis atau lingkaran sederhana.

Usia 3–5 tahun, kemampuan psikomotorik semakin matang.

Anak sudah bisa melompat dengan satu kaki, menangkap dan menendang bola, menggunakan gunting khusus anak, serta menggambar bentuk sederhana dengan lebih rapi.

Cara Mengoptimalkan Perkembangan Psikomotorik

Orang tua dapat memberikan stimulasi tepat untuk mengoptimalkan kemampuan psikomotorik anak. Berikan kesempatan anak aktif bergerak di luar rumah untuk melatih kekuatan otot dan keseimbangan.

Stimulasi motorik halus bisa dilakukan melalui aktivitas kreatif seperti menggambar, mewarnai, bermain play dough, menyusun balok, meronce manik-manik, dan menggunting kertas.

Mainan yang sesuai usia juga sangat membantu.

Melatih kemandirian melalui aktivitas harian seperti memakai pakaian sendiri atau membereskan mainan juga menjadi latihan fisik yang baik.

>>> Jadwal Rilis Eleceed Chapter 405 dan Spoiler Terbaru

Batasi screentime agar anak tidak kekurangan waktu bergerak aktif.