Mantan pemain profesional Counter-Strike dan Valorant, Tyson “TenZ” Ngo, kini aktif menjadi pembuat konten di bawah naungan brand T1.

Meski sudah pensiun dari panggung kompetitif, pria asal Kanada ini masih sering menyiarkan langsung aktivitas bermain gimnya.

>>> TNI AU Kirim Tujuh Tower Darurat untuk Pulihkan Kelistrikan Sumut

Baru-baru ini, TenZ mencoba memainkan game gacha Wuthering Waves buatan Kuro Games untuk pertama kali.

Momen tersebut terjadi di tengah sesi siaran langsung pada 4 Juni lalu, ketika ia menunggu antrean pencarian pertandingan Valorant.

Gim bergenre aksi tersebut ternyata langsung menarik perhatian TenZ dengan cepat. Ia bahkan mengindikasikan bahwa Wuthering Waves berpotensi menjadi permainan utama barunya karena kualitas yang ditawarkan.

Aspek pertarungan menjadi hal utama yang membuat TenZ terpukau karena dinilai sangat lancar dan penuh animasi menarik.

Mantan atlet esports tersebut secara khusus memuji efektivitas fitur menghindar dan menangkis serangan dalam gim.

Selain sistem bertarung, TenZ membagikan impresi positif lain seperti kecepatan karakter saat memanjat dinding.

Ia juga menyukai alur cerita awal yang memicu rasa penasaran serta ketersediaan fitur ringkasan saat melewati dialog cerita.

Antusiasme TenZ berlanjut pada siaran langsung hari berikutnya, 5 Juni, dengan mendedikasikan dua jam terakhir penayangan khusus untuk Wuthering Waves.

Sesi tersebut ia gunakan untuk melanjutkan eksplorasi cerita utama sekaligus mempelajari berbagai karakter Resonator.

>>> Inggris Kalahkan Selandia Baru 1-0 dalam Uji Coba Piala Dunia

Ketika mengamati jajaran Resonator yang hadir pada versi 3.3, TenZ tertarik mendapatkan karakter Chisa beserta senjata khasnya, Kumokiri.

Keterbatasan mata uang Astrites di awal akun membuatnya memilih jalur pintas untuk melakukan pengisian ulang.