Pasangan suami istri asal Florida, Tiffany Score dan Steven Mills, berhasil mengidentifikasi orang tua biologis dari bayi yang tertukar dalam program bayi tabung (IVF) di klinik Longwood.

Hasil pengujian genetik pada April lalu mengungkap identitas tersebut.

>>> Profil Anisa Nikmatus Safitri dan Ahsan Takiyya Pasangan Penganti yang Viral Usai Gunakan Vendor dan Surat Undangan dari Mantan Kekasih

Sebelumnya, mereka melayangkan gugatan hukum pada Januari karena bayi yang dilahirkan Tiffany memiliki penampilan fisik berbeda dari embrio mereka.

Tes DNA menunjukkan bayi yang mereka rawat adalah 100 persen keturunan Asia Selatan, yang teridentifikasi dari salah satu pasien yang menjalani pengambilan sel telur pada tanggal yang sama.

Meski identitas orang tua genetik sudah diketahui, pasangan Score dan Mills memilih tidak mempublikasikannya demi privasi.

Pengacara mereka kini fokus menuntut pertanggungjawaban klinik atas kerugian materi dan dampak psikologis.

"Kami berdua berkulit putih, telah menjalani fertilisasi in vitro di klinik Longwood, Florida, dan memutuskan melakukan pengujian genetik karena bayi kami menunjukkan penampilan fisik anak yang bukan dari ras Kaukasia," demikian isi gugatan mereka.

Pihak klinik IVF awalnya menyatakan bersedia bertanggung jawab dan membantu penyelidikan internal. Investigasi berhasil mencocokkan data dari 16 pasangan yang menjalani prosedur bersamaan dengan jadwal Tiffany.

>>> Dua Keluarga di Singapura Temukan Telur Ayam Bulat Sempurna, Siap Dilelang

"Hasil tes yang disampaikan kepada kami hari ini mengkonfirmasi bahwa orang tua genetik bayi kami telah diidentifikasi," kata Tiffany dan Steven.

Hingga kini, keberadaan embrio kandung milik Tiffany dan Steven belum ditemukan. Pengacara mereka menyatakan kecil kemungkinan anak kandung pasangan tersebut bisa ditemukan, namun langkah hukum terus berjalan.