Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus puas finis di posisi ke-16 pada Moto3 Hungaria 2026. Balapan berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6/2026).

Veda sebenarnya menunjukkan performa impresif sejak awal. Start dari posisi kesembilan, ia langsung merangsek ke urutan keenam dalam beberapa tikungan pertama.

>>> Veda Ega Pratama Finis ke-18 di Moto3 Hungaria 2026 karena Penalti

Namun, pada putaran ketiga, Veda mendapat hukuman long lap penalty. Sanksi itu membuatnya kehilangan banyak waktu dan turun ke peringkat ke-17 pada lap keempat.

Meski terlempar ke belakang, Veda tetap menjaga ritme balap. Ia berhasil naik ke posisi ke-16 pada lap ketujuh, lalu sempat merangkak ke urutan ke-15.

Di barisan depan, David Almansa memimpin balapan hingga lap kelima. Ia terus dibayangi oleh Maximo Quiles, Rico Salmela, dan Valentin Perrone.

Persaingan sengit juga diwarnai insiden jatuhnya beberapa pebalap di awal balapan. Guido Pini, Joel Esteban, Hakim Danish, dan Ruche Moodley mengalami kecelakaan, namun semuanya dalam kondisi aman.

>>> Daihatsu Perbarui Hijet Cargo dan Atrai, Harga Mulai Rp115 Juta

Pada putaran kesembilan, Quiles berhasil menyalip Almansa untuk memimpin. Sementara itu, Veda kembali turun ke posisi ke-16 setelah sempat kehilangan satu peringkat di lap ke-10.

Hingga tujuh putaran terakhir, Veda masih bertahan di urutan ke-16. Di grup depan, Quiles, Almansa, Alvaro Carpe, dan David Munoz terlibat aksi saling tekan yang ketat.

Memasuki lap terakhir, terjadi kecelakaan yang memicu bendera merah. Race director memutuskan balapan telah komplet dan menetapkan Maximo Quiles sebagai pemenang Moto3 Hungaria 2026.

>>> Pemilik Motor Listrik Murah Mulai Upgrade Baterai ke Litium

Posisi kedua ditempati David Almansa, sementara Alvaro Carpe mengamankan podium ketiga. Veda Ega Pratama finis di urutan ke-16.