Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian Indonesia (Kappi) mengambil langkah nyata memperkenalkan ekosistem kopi Indonesia ke panggung global sepanjang tahun 2026.

Lembaga ini berpartisipasi dalam berbagai pameran internasional untuk menunjukkan bahwa kopi Indonesia bukan sekadar komoditas ekspor, melainkan ekosistem hidup yang tumbuh dari pengetahuan dan kebanggaan masyarakat Nusantara.

>>> AS Siapkan Aturan Sita Aset Iran untuk Tutup Kerusakan Perang

Partisipasi di World of Coffee Bangkok 2026

Kappi hadir dalam ajang World of Coffee (WOC) Bangkok 2026 yang berlangsung pada 7–9 Mei 2026 di BITEC Thailand.

Dalam festival kopi profesional tersebut, Kappi memperkenalkan lebih dari 10 origin kopi Indonesia kepada pelaku industri global.

Jenis kopi yang dibawa meliputi gayo arabica, mandheling, java arabica, bali arabica, flores arabica, kalosi, flores robusta, java robusta, rimba excelsa, hingga luwak coffee.

Kappi juga menyampaikan presentasi khusus berjudul "Reviving the Glory of Indonesian Coffee" untuk merefleksikan posisi dan arah kopi Indonesia.

Pesan utama presentasi berfokus pada penguatan ekosistem, kolaborasi antar-pelaku industri, investasi kualitas, serta komitmen jangka panjang.

Lanjut ke SIAL Shanghai 2026

Aksi promosi berlanjut pada 18–20 Mei 2026 di SIAL Shanghai 2026 yang digelar di SNIEC China.

Dalam pameran makanan dan minuman terbesar di Asia ini, Kappi bergabung di Paviliun Indonesia bersama Bank Indonesia dan jajaran pelaku usaha nasional.

>>> QUADRA Pecahkan Rekor MURI dengan Meja Sintered Stone 5 Meter

Perwakilan Kappi, Roby Wibisono, mengatakan bahwa dunia sering hanya mengenal Indonesia sebagai satu negara penghasil kopi, padahal Indonesia memiliki kekayaan kopi yang luar biasa beragam.

Kappi berupaya memperkenalkan peta kopi Indonesia agar pasar internasional memahami bahwa setiap daerah memiliki karakter, cerita, dan keunggulan berbeda.

Di Shanghai, Kappi menyajikan single origin coffee Indonesia dalam berbagai bentuk, mulai dari green bean, roasted bean, hingga ground coffee.

Upaya ini dilakukan untuk memberikan edukasi utuh kepada pengunjung luar negeri.

Kappi juga menghadirkan inovasi berupa gift set kopi Indonesia yang dilengkapi peta dan deskripsi wilayah penghasil kopi Nusantara.

Produk ini berfungsi sebagai media edukasi kemasan agar importir, roaster, maupun konsumen awam langsung memahami keberagaman rasa kopi Indonesia.

>>> Pekerja Aktif Bisa Cairkan Sebagian Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan, Ini Syaratnya

Roby menambahkan bahwa ini adalah cara Kappi menerjemahkan misi edukasi ke dalam bahasa yang bisa dipahami siapa pun di mana pun.