Petarung kelas light heavyweight UFC, Magomed Ankalaev, siap kembali naik octagon dalam UFC Fight Night Abu Dhabi, Minggu (26/7) dini hari WIB.

Fighter 34 tahun asal Dagestan itu akan menghadapi Bogdan Guskov setelah lawan awalnya, Khalik Rountree, diganti. Namun, Magomed tidak peduli siapa lawannya; ia hanya memburu kemenangan.

>>> Yusril Temui Ormas Islam di MUI Bahas Kasus Abdul Karim Palestina

Duel akhir pekan ini menjadi pertarungan pertama Magomed setelah dikalahkan Alex Pereira di UFC 320 tahun lalu. Laga ini menjadi ajang pembuktian bagi petarung penggemar kopi itu.

Magomed mengaku mempelajari gaya bertarung lawan sebagai salah satu resep mencari celah. Menonton pertandingan sebelumnya kini dilakukan lebih intens.

CNNIndonesia. com berkesempatan mewawancarai Magomed Ankalaev.

Ia menceritakan persiapannya dan menyempatkan waktu menyeruput kopi sebagai tambahan energi.

Persiapan Hadapi Bogdan Guskov

Menurut Magomed, tidak banyak perubahan dalam persiapan meski lawan berubah. Baik Khalil maupun Bogdan sama-sama striker, hanya berbeda gaya: ortodoks dan kidal.

Ia menonton pertarungan Bogdan dengan Jan Blachowicz dan menilai lawannya memiliki pukulan keras serta merupakan penyerang andal.

"Dia hanya orang biasa di depan saya, saya harus melakukan apa saja untuk menyingkirkannya," ujar Magomed.

Soal kepercayaan diri, Magomed mengatakan ia harus percaya diri dan tahu level serta kapasitasnya sendiri.

>>> Hasil Leg 2 SEA V Cup 2026: Indonesia Bantai Kamboja 3-0

Puasa Ramadan dan Kebiasaan Sebelum Bertarung

Magomed tidak memiliki kebiasaan khusus sebelum bertarung. Ia hanya pemanasan dan hadir di arena.

Namun, iman selalu ada dalam dirinya di mana pun.

Mengenai pertarungan pertamanya dengan Alex Pereira yang bertepatan dengan Ramadan tahun lalu, Magomed menegaskan ia tetap berpuasa. "Itu bagian dari kesetiaan saya sebagai muslim," katanya.