Popularitas teh hojicha kini tak kalah dengan matcha di tengah tren budaya minum teh yang semakin digemari masyarakat global.

Karakteristik teh yang pekat dengan aroma khas menjadikannya alternatif pilihan saat bosan dengan rasa matcha.

>>> Mark Lee Tampil Solo Perdana di Baku Azerbaijan Usai Keluar dari NCT

Namun, sebagian penikmat teh terkadang merasakan aroma atau rasa amis yang mengganggu pada minuman ini.

Fenomena tersebut memicu pertanyaan mengenai faktor penyebab munculnya aroma tidak sedap pada hojicha.

Seorang ahli bersertifikat bernama Jee Choe memaparkan sejumlah alasan teknis terkait aroma amis tersebut.

Pemahaman mengenai karakteristik dasar hojicha menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi masalah ini.

Hojicha merupakan jenis teh hijau asal Jepang yang melewati proses pemanggangan pada suhu tinggi.

Metode ini menghasilkan daun teh berwarna cokelat tua dengan kadar kafein yang lebih rendah.

Perbedaan mendasar antara teh hijau tradisional dan hojicha terletak pada profil rasanya.

Jika teh hijau Jepang umumnya memiliki rasa vegetal mirip sayuran, maka hojicha menawarkan sensasi rasa menyerupai kacang panggang.

Proses pembuatan hojicha melibatkan beberapa tahapan terukur yang dimulai dari pemanenan daun serta batang teh.

Bahan baku tersebut kemudian dikukus guna menghentikan proses oksidasi sebelum memasuki tahap pengeringan.

Daun teh yang telah kering selanjutnya dipanggang menggunakan suhu tinggi berkisar pada 200 derajat celcius.

Setelah mencapai warna cokelat kemerahan yang ideal, teh segera didinginkan dengan cepat.

Penyebab Munculnya Aroma Amis

Teh hijau pada dasarnya memang memiliki aroma dan rasa khas yang agak amis secara alami.

Kendati demikian, karakter rasa tersebut seharusnya tidak mendominasi seperti rumput laut pekat atau ikan, melainkan sekadar sentuhan rasa vegetal.