PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menyoroti peran penting perusahaan karoseri dalam rantai bisnis kendaraan komersial. Hal ini disampaikan dalam diskusi media di Karawang, Kamis (4/6/2026).

Menurut Truck Body Builder Advisor DCVI, Hendro Sembodo, karoseri merupakan salah satu pihak yang sangat krusial. "Selain ATPM, diler, dan leasing, karoseri adalah faktor penting lainnya," ujarnya.

>>> Pramono Anung Rencanakan Akses Wisata dan Transportasi Gratis saat HUT ke-499 Jakarta

Hendro menjelaskan bahwa produk kendaraan komersial DCVI terbagi menjadi dua jenis utama. Pertama, kendaraan lengkap berupa traktor head, dan kedua, kendaraan landasan non-traktor head.

Kedua jenis kendaraan tersebut membutuhkan jasa karoseri. "Untuk traktor head, kami butuh priority yang juga berasal dari karoseri.

Untuk kendaraan landasan, kami butuh rumah-rumah dari karoseri," kata Hendro.

>>> Memasak Telur Omega-3 Jadi Dadar Tidak Merusak Nutrisi, Ini Buktinya

Regulasi pemerintah saat ini membagi jenis rumah truk ke dalam dua kategori. Kategori muatan terbuka meliputi tipper, tambang, open cargo, dan flatbed.

Sementara muatan tertutup mencakup tangki dan kendaraan khusus.

Kerja sama antara ATPM dan industri karoseri dalam membangun bodi truk Mercedes-Benz harus mengacu pada standar tertentu.

>>> BCA Ajak Agen Travel Asing Kunjungi Bukit Peramun Belitung

"Yang pertama adalah kualitas, kedua keselamatan, dan ketiga kami selalu mendukung program dan kebijakan pemerintah," tegas Hendro.