Sistem PBB Bocor, Data 600 Ribu Warga Gaza Terpapar
Sistem aplikasi milik World Food Programme (WFP) di bawah naungan PBB mengalami kebocoran data siber berskala besar.
Informasi sensitif sekitar 600.000 rumah tangga penerima bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina, terekspos.
>>> Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0 di FIFA Matchday
Insiden keamanan pada platform Self-Registration Application (SRA) ini diumumkan secara resmi melalui saluran Telegram WFP pada 31 Mei 2026.
Data yang diakses peretas mencakup nama lengkap, nomor identitas resmi, nomor telepon, dan informasi lokasi tempat tinggal.
Manajemen WFP segera menyampaikan permohonan maaf kepada publik untuk meredam kepanikan.
“Kami memahami situasi ini dapat menimbulkan kekhawatiran, dan kami ingin meyakinkan Anda perlindungan data serta privasi Anda adalah prioritas utama kami,” tulis pernyataan resmi WFP.
Sebagai langkah mitigasi darurat, WFP menghentikan sementara operasional platform registrasi mandiri. Melalui pembaruan pada 2 Juni 2026, manajemen menyatakan platform SRA masih dinonaktifkan untuk sterilisasi.
>>> Rafael Leao Diusir Usai Baku Hantam dengan Pemain Chile
WFP memastikan bantuan makanan, bantuan tunai, suplemen nutrisi, dan program lainnya terus berjalan seperti biasa. Warga yang sudah terdaftar tidak perlu memperbarui atau mendaftarkan ulang informasi mereka.
Berdasarkan laporan The New Humanitarian, serangan siber ini terdeteksi sejak 14 Mei 2026.
Seorang pakar independen anonim sempat menghubungi tim WFP di Palestina untuk memperingatkan celah kerentanan fatal pada aplikasi SRA, dua hari sebelum pembobolan terdeteksi.
Kebocoran data ini menempatkan masyarakat Gaza dalam posisi semakin rentan di tengah krisis malnutrisi akut akibat konflik dengan Israel.
>>> Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di FIFA Matchday
WFP menyokong kehidupan 1,6 miliar warga Palestina setiap bulan, atau sekitar 77 persen dari total populasi, dengan tingkat pengangguran mencapai 80 persen.
Update Terbaru
Anak Sering Sakit Perut dan Susah BAB? Ini Solusi dari Pakar Gastro
Rabu / 22-07-2026, 18:50 WIB
NewJeans Beri Sinyal Comeback tanpa Danielle, Agensi Buka Suara
Rabu / 22-07-2026, 18:50 WIB
Sarwendah Pilih Pindah dari Rumah Mewah Usai Didatangi Debt Collector
Rabu / 22-07-2026, 18:49 WIB
Garmin Akuisisi TrainingPeaks dan TrainHeroic, Perkuat Ekosistem Pelatihan Digital
Rabu / 22-07-2026, 18:49 WIB
10 Model Kacamata untuk Wajah Bulat agar Tampak Lebih Tirus
Rabu / 22-07-2026, 18:49 WIB
Sunscreen Tak Cocok di Wajah? Jangan Dibuang, Ini Cara Memanfaatkannya dengan Aman
Rabu / 22-07-2026, 18:49 WIB
Serum Bakuchiol untuk Apa? Ini 4 Rekomendasinya agar Wajah Awet Muda dan Glowing
Rabu / 22-07-2026, 18:49 WIB
Panduan Bayar Pajak Motor Secara Online 2026, Praktis Lewat Aplikasi SIGNAL
Rabu / 22-07-2026, 18:49 WIB
Jeff Bezos Didekati Gabung Konsorsium Pembeli Saham Liverpool, Valuasi Tembus US$6 Miliar
Rabu / 22-07-2026, 18:46 WIB
Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru Kejaksaan Agung, Kuntadi Isi Posisi Jampidsus
Rabu / 22-07-2026, 18:46 WIB
Ketidakpastian Global Meningkat, Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2026 Diproyeksi 3 Persen
Rabu / 22-07-2026, 18:45 WIB
Anggaran Perang AS Melawan Iran Membengkak Jadi Rp671,5 Triliun
Rabu / 22-07-2026, 18:45 WIB
Moto Pad 70 Groove Resmi Meluncur di India pada 31 Juli, Unggulkan Audio JBL 9 Speaker
Rabu / 22-07-2026, 18:45 WIB
Cuktech Luncurkan Pengisi Daya Mobil 90W dengan Kabel USB-C Tarik dan Nirkabel 15W
Rabu / 22-07-2026, 18:45 WIB







