"Bellingham menelepon saya setiap hari. Ketika saya kesulitan, dia datang dan kami berbicara.

Dia banyak membantu saya. Trent juga.

Mereka pemain yang sangat dekat dan mudah didekati. Saya mencoba belajar dari mereka, termasuk bahasa Inggris, tapi mustahil memahami mereka," tutur Endrick.

>>> Barcelona Resmikan Transfer Anthony Gordon Senilai 80 Juta Euro

Kendala bahasa tidak menghalanginya mengambil keputusan besar hijrah sementara ke Prancis selama enam bulan demi mendapatkan menit bermain reguler.

"Tidak sulit pergi ke Lyon. Pada akhirnya, Tuhan mengatakan saya harus pergi, dan saya pergi.

Saya tidak takut. Ini salah satu keputusan terbaik dalam hidup saya.

Saya perlu bermain. Saya bisa mencetak gol, memberikan assist, dan bermain banyak menit," jelas Endrick.

Langkah peminjaman ke Prancis terbukti sukses besar.

Sang penyerang mampu mengoleksi 8 gol dan 8 assist dari 21 laga di semua kompetisi, atau 5 gol dan 7 assist dari 16 laga liga domestik.

Kini fokus pemain kelahiran 21 Juli 2006 itu beralih sepenuhnya ke Piala Dunia 2026 untuk membawa Brasil mengakhiri puasa gelar juara dunia.

"Bermain di Piala Dunia adalah hal terbesar. Bisa mewakili negara saya adalah mimpi.

Piala Dunia sangat berarti bagi orang-orang, dan sudah lama sejak Brasil memenangkannya," sebut Endrick.

Sementara itu, Direktur Teknik Lyon Matthieu Louis-Jean menyatakan peluang mengamankan jasa Endrick untuk kedua kalinya saat ini sulit, namun tetap membuka kemungkinan di masa depan.

"Peminjaman lain untuk Endrick? Pada saat sekarang, saya rasa sulit dan tidak mustahil.

Namun terkadang, Endrick kerap bicara soal Tuhan. Jadi kita lihat saja nanti.

Ia adalah anak yang baik," urai Louis-Jean.

>>> Badai Cedera Hantui Argentina Jelang Piala Dunia 2026

Tim nasional Brasil dijadwalkan memulai perjuangan di Grup C Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Maroko di MetLife Stadium pada Sabtu, 13 Juni 2026, sebelum bertemu Haiti dan Skotlandia.