Barcelona resmi menyelesaikan transfer penyerang sayap tim nasional Inggris, Anthony Gordon, dari Newcastle United. Nilai kesepakatan mencapai 80 juta euro atau sekitar 70 miliar poundsterling pada Juni 2026.

Langkah agresif manajemen Barcelona di bursa transfer musim panas ini dapat terealisasi setelah mereka berhasil memenuhi aturan Financial Fair Play (FFP) La Liga.

>>> Badai Cedera Hantui Argentina Jelang Piala Dunia 2026

Regulasi pembelanjaan 1:1 kini bisa dipatuhi klub.

Pemasukan dari pembukaan kembali Camp Nou, pengakuan pendapatan kursi VIP, serta kepergian Robert Lewandowski menjadi faktor utama pemulihan finansial Barcelona.

Klub kini beroperasi tanpa batasan ketat dari eksekutif La Liga, Javier Gomez.

Pilihan mendatangkan Anthony Gordon didasari oleh kecocokan taktik dengan filosofi pelatih Hansi Flick.

Intensitas permainan dan performa impresif sang pemain yang berkontribusi dalam 5 gol dari 3 laga perdana Liga Champions juga menjadi pertimbangan.

Secara statistik domestik, Gordon mencetak 6 gol dan 2 assist dari 26 laga.

Angka ini lebih rendah dibandingkan Marcus Rashford yang mengemas 8 gol dan 9 assist dari 32 laga untuk Manchester United.

Namun, struktur ekonomi Barcelona diuntungkan karena Gordon berusia tiga tahun lebih muda dari Rashford.

Ia memiliki beban gaji lebih rendah serta ikatan kontrak 5 tahun yang memungkinkan amortisasi nilai transfer.

>>> Barcelona Longgarkan Anggaran Gaji demi Daftarkan Pemain Baru

Tanggapan Mantan Pelatih dan Pemain

Perekrutan penyerang berusia 25 tahun ini memicu beragam tanggapan.

Mantan pelatih Gordon di Everton, Antonio Gomez, menyatakan keyakinannya bahwa Gordon akan membuat perbedaan seperti yang dilakukan Raphinha.

Gomez menjelaskan bahwa ia sering berdiskusi dengan Gordon untuk memperbaiki situasi taktis tim. Ia memuji kepribadian sang winger yang sangat kompetitif tetapi tetap rendah hati.