Tim nasional Brasil akan berhadapan dengan Mesir dalam pertandingan uji coba terakhir mereka sebelum Piala Dunia 2026.

Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Huntington Bank Field, Cleveland, Ohio, Amerika Serikat, pada Sabtu, 6 Juni 2026 malam waktu setempat.

>>> Mentalitas Ana Wal Akhar: Jebakan yang Melemahkan Potensi Besar NU

Pertandingan pemanasan ini menjadi momentum krusial bagi kedua tim sebelum memulai kampanye resmi di turnamen sepak bola terbesar dunia yang akan bergulir pekan depan di Los Angeles.

Pelatih Brasil Uji Coba Formasi Baru

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, memanfaatkan laga ini untuk melakukan sejumlah uji coba formasi.

Langkah ini diambil setelah susunan pemain utama menunjukkan performa kurang memuaskan pada babak pertama dalam pertandingan sebelumnya melawan Panama.

Perubahan signifikan dilakukan di lini pertahanan dengan menempatkan Léo Pereira di bangku cadangan. Posisi bek tengah utama dipercayakan kepada duet Marquinhos dan Ibañez.

Selain itu, Lucas Paquetá dan Igor Thiago mendapatkan kesempatan berharga untuk tampil sejak menit awal. Pertandingan ini disiarkan secara langsung melalui berbagai layanan penyiaran di Amerika Serikat.

Brasil saat ini menduduki peringkat keenam dunia versi FIFA.

>>> Timnas Jerman Kalahkan Amerika Serikat 2-1 di Laga Uji Coba

Mereka memiliki catatan performa impresif dengan raihan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir.

Tim berjuluk Seleção tersebut baru saja meraih kemenangan besar 6-2 atas Panama pada 31 Mei 2026 serta menundukkan Kroasia 3-1 pada bulan April.

Namun, mereka sempat menelan kekalahan 1-2 dari Prancis pada Maret lalu.

Di sisi lain, Mesir yang kini diarsiteki oleh manajer Hossam Hassan datang dengan modal kemenangan tipis 1-0 atas Rusia pada 28 Mei lalu.

Mereka juga bermain imbang tanpa gol melawan Spanyol pada bulan Maret.

Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama bagi kedua negara dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.

>>> Kejagung Tangkap Kajari Serdang Bedagai Terkait Dugaan Korupsi

Secara historis, Brasil menyapu bersih enam pertemuan sejak tahun 1960 dengan keunggulan agregat gol 18-4.