Mentalitas Ana Wal Akhar: Jebakan yang Melemahkan Potensi Besar NU
Dalam dinamika organisasi sebesar Nahdlatul Ulama (NU), jebakan mentalitas ana wal akhar (aku dan yang lain) sering kali menjadi celah yang melemahkan potensi besar organisasi.
Sikap ini memunculkan fragmentasi, di mana kader terjebak dalam sekat-sekat kelompok, faksi, atau kepentingan personal.
>>> Timnas Jerman Kalahkan Amerika Serikat 2-1 di Laga Uji Coba
Tantangan zaman di abad kedua NU tidak bisa diselesaikan oleh satu figur atau satu kelompok saja.
Menghadapi disrupsi teknologi, tantangan ekonomi umat, dan pergeseran nilai sosial, kekuatan NU terletak pada keragaman potensi yang dimilikinya.
Transformasi dari Ana Wal Akhar ke Nahnu
Sudah saatnya orientasi berpikir diubah secara radikal menjadi nahnu (kita).
Ini bukan sekadar perubahan leksikal, melainkan transformasi filosofis yang mendalam.
Nahnu adalah manifestasi dari semangat ukhuwah nahdliyah yang diterjemahkan ke dalam bahasa profesionalisme modern.
Dalam konsep nahnu, tidak ada lagi istilah kader yang berjalan sendiri-sendiri atau saling meniadakan.
Setiap kader—dari kalangan intelektual, profesional, birokrat, kiai, hingga aktivis akar rumput—memiliki peran yang saling melengkapi.
Kita harus bertransformasi menjadi sebuah super tim yang kompak, di mana kelemahan satu kader ditutupi oleh kelebihan kader lainnya.
Langkah Strategis Menuju Kebangkitan NU
Memasuki abad kedua, NU diberkahi dengan limpahan Sumber Daya Manusia (SDM) yang luar biasa.
Ulama dan cendekiawan muda NU hari ini tersebar di berbagai sektor strategis, baik di tingkat nasional maupun global.
Potensi besar ini tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri atau saling berkompetisi secara tidak sehat.
Langkah pertama adalah Konsolidasi Talenta untuk memetakan dan mengumpulkan para ahli di berbagai bidang ke dalam simpul-simpul strategis NU.
Upaya ini diperkuat melalui kolaborasi lintas generasi yang menjembatani pengalaman kiai senior dengan inovasi kaum muda NU, termasuk Gen Z dan Milenial.
Update Terbaru
Amerika Serikat Tolak Visa Belasan Staf Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026
Minggu / 07-06-2026, 06:40 WIB
Pemkot Bekasi Gelar CFD 7 Juni 2026, Ini Rute Pengalihan Lalu Lintas
Minggu / 07-06-2026, 06:38 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Tinjau Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok
Minggu / 07-06-2026, 06:37 WIB
PT Hartadinata Abadi Tbk Targetkan Pembukaan 15 Gerai Baru
Minggu / 07-06-2026, 06:37 WIB
Kebakaran Landa Kompleks Jamaah Haji Indonesia di Makkah
Minggu / 07-06-2026, 06:37 WIB
Vivian Wilson Akui Tak Tahu Jumlah Saudara Kandungnya
Minggu / 07-06-2026, 06:36 WIB
Thom Haye Jadi Pemain Termahal Super League 2025-2026
Minggu / 07-06-2026, 06:36 WIB
Pemkot Bekasi Gelar Car Free Day 7 Juni 2026, Ini Rute Pengalihan Arus
Minggu / 07-06-2026, 06:36 WIB
Kylian Mbappe Tolak Tonton Ulang Final Piala Dunia 2022
Minggu / 07-06-2026, 06:36 WIB
Barcelona Resmi Rekrut Anthony Gordon dari Newcastle United
Minggu / 07-06-2026, 06:33 WIB
Australia Tetapkan Batas THC untuk Pengemudi Pengguna Ganja Medis
Minggu / 07-06-2026, 06:33 WIB
Pemprov DKI Bersihkan 85-90 Persen Pulau Sampah di Muara Angke
Minggu / 07-06-2026, 06:32 WIB
Kejagung Tangkap Kajari Sergai Amriyata Terkait Dugaan Pemerasan Proyek
Minggu / 07-06-2026, 06:32 WIB
Trans Luxury Hotel Surabaya Buka Promo Menginap Mulai Rp 999 Ribu
Minggu / 07-06-2026, 06:32 WIB






