Panitia pertandingan persahabatan antara Portugal dan Chili memotong lagu kebangsaan Chili secara prematur di Estádio Nacional, Oeiras, Jumat malam.

Insiden itu terjadi sebelum kick-off dan langsung memicu kontroversi.

>>> Inggris Uji Coba Lawan Selandia Baru Jelang Piala Dunia 2026

Saat lagu kebangsaan Chili masih berkumandang, panitia langsung memutar lagu kebangsaan Portugal. Para pemain dan pendukung Chili pun tidak sempat menyelesaikan nyanyian mereka.

Komentator Ziggo Sport, Johan van Polanen, mengkritik keras tindakan panitia. Ia menyebut kejadian itu tidak sopan dan menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap tim tamu.

"Ya, mereka tahu cara bermain sepak bola, tapi ini sedikit tidak sopan. Dengan tidak membiarkan warga Chili selesai bernyanyi, lagu kebangsaan terputus," ujar Van Polanen.

Ia menambahkan bahwa meskipun panitia berdalih mengikuti jadwal, kelalaian itu tetap tidak bisa dibenarkan.

>>> Laga Portugal vs Chili Diwarnai Insiden Lagu Kebangsaan dan Kartu Merah

"Dan, pada saat lagu kebangsaan Chili sedang dinyanyikan, lagu kebangsaan negara itu sendiri sudah dimulai.

Ya, begitulah yang ada di dalam skenario, tapi, ya, Anda juga bisa melihat apa yang terjadi di lapangan," katanya.

Pertandingan ini merupakan bagian dari persiapan Portugal menuju Piala Dunia di Amerika Serikat. Sorotan yang semula tertuju pada Cristiano Ronaldo dan taktik tim beralih ke insiden di lapangan.

>>> Inggris Hadapi Selandia Baru dalam Laga Uji Coba di Florida

Portugal dijadwalkan memulai laga perdana di Piala Dunia pada 17 Juni melawan Kongo. Insiden pemotongan lagu kebangsaan ini dinilai mencoreng semangat sportivitas.