Pertandingan uji coba antara Portugal dan Chili di Estádio Nacional, Oeiras, pada Jumat malam berakhir ricuh.

Dua pemain menerima kartu merah langsung dan lagu kebangsaan Chili terpotong sebelum kick-off.

>>> Inggris Hadapi Selandia Baru dalam Laga Uji Coba di Florida

Penyerang Portugal, Rafael Leão, mendapat kartu merah langsung menjelang akhir babak pertama. Ia kedapatan mencengkeram leher dan mendorong pemain Chili, Iván Román, hingga terjatuh.

Wasit mengusir Román dan Leão setelah insiden yang dipicu perebutan bola antara João Cancelo dan Felipe Faundez di garis gawang.

Keributan massal antarpemain pun terjadi.

Akibat kartu merah ini, Leão dipastikan absen dalam laga persahabatan melawan Nigeria pada 10 Juni.

Ia juga terancam hukuman tambahan dari FIFA yang bisa membuatnya absen pada laga pembuka Piala Dunia melawan Kongo, 17 Juni.

Insiden Lagu Kebangsaan

Sebelum pertandingan dimulai, pemutaran lagu kebangsaan Chili terhenti mendadak dan langsung digantikan lagu kebangsaan Portugal. Komentator Ziggo Sport, Johan van Polanen, mengkritik tindakan tersebut sebagai bentuk kurang hormat.

>>> Borneo FC Siap Hadapi Grup Berat ASEAN Club Championship

"Ya, mereka memang bisa bermain sepak bola, tapi ini tetap saja sedikit tidak sopan.

Dengan tidak membiarkan para pemain Chili menyanyikan lagu kebangsaan mereka sampai selesai, lagu kebangsaan tersebut terpotong," ujar Van Polanen.

Ia juga menyoroti tumpang tindih pemutaran lagu kebangsaan kedua negara. "Dan saat lagu kebangsaan Chili sedang dinyanyikan, lagu kebangsaan negara tuan rumah sudah dimulai.

Ya, memang begitulah aturannya, tapi kita juga bisa melihat apa yang terjadi di lapangan," lanjutnya.

Kondisi Leão disebut mirip dengan penyerang Curaçao, Jürgen Locadia, yang mendapat kartu merah saat melawan Skotlandia namun hanya diskors satu pertandingan persahabatan.

>>> Selandia Baru Hadapi Inggris demi Bangkit Jelang Piala Dunia

Locadia tetap bisa tampil di laga perdana Piala Dunia melawan Jerman.